Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Wartawan di Aceh Tengah Diduga Diancam Bunuh oleh Pengawas Proyek

REDAKSIBy REDAKSINovember 11, 20222 Mins Read
Wartawan di Aceh Tengah Diduga Diancam Bunuh oleh Pengawas Proyek November 11, 2022
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

ACEH TENGAH – Jurnalisa salah seorang wartawan di Kabupaten Aceh Tengah, ia mengaku diancam dibunuh oleh pengawas proyek yang ada dikawasan itu.

Berdasarkan keterangan Jurnalisa, sebelumnya ia meliput kegiatan pembangunan proyek Pasar Rejewali Sejahtera di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, pada Kamis (10/11), kemarin.

Wartawan harian Rakyat Aceh ini juga mengaku hasil karya jurnalistiknya dimuat di media online lokal kabargayo.com dengan judul “Proyek Pengerjaan Pasar Rejewali Ketol Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Lambat, Anggaran Fantastis,”

Baca Juga :  Satu Orang Korban Kebakaran Sumur Minyak Meninggal Dunia saat Dirujuk ke Banda Aceh

Namun untuk Media Cetak Harian Rakyat Aceh tambah Jurnalisa, akan terbit pada Kamis besok. “Kalau di media cetak Harian Rakyat Aceh, besok akan terbit,” sebutnya.

Usai meliput kegiatan itu, lalu pada Kamis, sekitar pukul 08.00 WIB ia mengaku didatangi oleh dua orang pria ke rumah miliknya.

“Pada saat itu mereka menggedor pintu gerbang, lalu saya keluar, wajah mereka terlihat marah, mereka bahkan mencoba memukul saya,” katanya. 

Baca Juga :  Jatuh di Sungai dan Terbawa Arus, Warga Simpang Jernih Ditemukan Meninggal Dunia

Ia menambahkan, saat kejadian istrinya turut keluar dan melerai. Dan satu orang dianta itu justru berteriak dengan nada pengancaman.

“Saat kejadian itu, istri saya keluar dari rumah untuk berusaha melerai. Satu orang pria saat itu berteriak, “kamu tidak tau berurusan dengan siapa, kubunuh nanti kamu,” kata Jurnalisa, meniru ancaman yang dilontarkan pelaku.

Menurut Jurnalisa, ancaman bunuh terhadap dirinya disampaikan secara berulang-ulang dan itu membuat dirinya tidak nyaman. 

Baca Juga :  Sampan Motor Tenggelam, Warga Simpang Jernih Aceh Timur Terbawa Arus

 “Saya merasa terancam dengan ucapan itu, saat ini saya sedang membuat laporan polisi ke Polres Aceh Tengah,” kata dia. 

Jurnalisa mengaku berita yang dibuat dirinya telah memenuhi unsur kode etik jurnalistik lantaran adanya konfirmasi kepada pihak rekanan. 

“Saya mengenal kedua orang itu, yang saya ketahui satu dari dua orang itu bernama Rahmat yang merupakan pengawas lapangan proyek tersebut,” ucap Jurnalisa. (rn/rd)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Jalan Desa Terputus, Bupati Al-Farlaky Salur Logistik ke Desa Arakundo dan Gampong Grong-grong

Desember 13, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Bupati Al-Farlaky Terobos Lumpur Antar Logistik ke Peunaron dan Lokop

Desember 2, 2025

Korban Banjir Aceh Timur Mulai Terserang Penyakit Gatal, Demam dan Flu

Desember 2, 2025

Warga Lokop Aceh Timur Hampir Sepekan Kelaparan, Bantuan Hanya Bisa Via Udara

Desember 1, 2025

Ribuan Korban Terisolir, Desa Sahraja dan Sijudo di Aceh Timur Belum Dapat Diakses

Desember 1, 2025

Korban Jiwa Diperkirakan Lebih 30 Orang Akibat Banjir di Aceh Timur 

November 30, 2025

Bupati Al-Farlaky: Warga Kami Ada yang Kelaparan di Pedalaman Aceh Timur

November 30, 2025

BBM Langka, Ratusan Warga di Kota Idi Rayeuk Aceh Timur Serbu SPBU

November 30, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.