Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Umum

1.000 Sapi di Aceh Utara Divaksin PMK

REDAKSIBy REDAKSIJuli 30, 20222 Mins Read
1.000 Sapi di Aceh Utara Divaksin PMK Juli 30, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

ACEH UTARA – Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara menyatakan 1.000 sapi sehat di daerah tersebut sudah divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Vaksinasi hanya diberikan kepada sapi atau hewan ternak yang sehat,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Aceh Utara Cut Teti Udiati TZ di Lhokseumawe, Jumat.

Cut Teti Udiati mengatakan pemberian vaksin bertujuan agar hewan ternak tersebut terhindar dari penularan serta penyebaran penyakit mulut dan kuku yang kini sedang mewabah.

Baca Juga :  Korupsi Dana BOS Kepala SMK di Aceh Singkil Dituntut 5 Tahun Penjara

Kabupaten Aceh Utara, kata Cut Teti Udiati, mendapatkan 1.000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku tahap pertama dari pemerintah provinsi. Vaksin tersebut didistribusikan kepada peternak di 16 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.

“Sebelumnya, kami mengusulkan sebanyak 2.000 dosis, namun yang diberikan tahap pertama 1.000 dosis. Pelaksanaan vaksinasi sudah berlangsung sejak pekan lalu,” kata Cut Teti Udiati.

Baca Juga :  Senator Aceh bawa konflik lahan HGU di Aceh Timur ke BAP DPD RI

Terkait hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kaku, Cut Teti Udiati mengatakan tidak bisa diberi vaksin namun hewan ternak yang terpapar tetap ditangani dengan memberikan vitamin dan antibiotik.

“Vaksin ini untuk hewan ternak yang sehat, sementara hewan yang sudah dinyatakan sembuh dari penyakit mulut dan kuku baru dapat divaksin setelah tiga bulan kemudian,” kata Cut Teti Udiati.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Barat Daya Banda Aceh

Cut Teti Udiati mengatakan jumlah hewan ternak di Kabupaten Aceh Utara yang terjangkit penyakit mulut dan kuku sebanyak 8.041 ekor. Sedangkan yang dinyatakan sembuh sebanyak 7.947 ekor.

“”Untuk ternak yang mati akibat penyakit mulut dan kuku sudah berjumlah 49 ekor dan ternak yang dipotong paksa sebanyak 13 ekor. Kami terus berupaya menekan penularan dan penyebaran penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Aceh Utara,” kata Cut Teti Udiati. (rn/red)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Keluarkan Edaran, Larang Celana Pendek dan Main Domino Ditempat Umum

September 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Agustus 8, 2026

Temui BNPB, Bupati Al-Farlaky Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Agustus 6, 2026

Bupati Al-Farlaky Temui Menteri Sosial, Perjuangkan Jadup  Korban Banjir Aceh Timur

Agustus 4, 2026

Pemkab Aceh Timur Raih Opini WTP Ke- 12 Berturut-turut 

Agustus 4, 2026

Wagub Sampaikan ke Mendagri, Aceh Butuh Tambahan Semen

Agustus 4, 2026

GaWAT Gelar FGD, Hadirkan Bupati Al-Farlaky dan 150 Wartawan di Aceh Timur 

Juli 29, 2026

Aceh Tamiang Pacu Rehabilitasi dan Optimalisasi Sawah Pascabencana

Juni 27, 2026

Mantan Gubernur Aceh, Bapak Pembangunan Abu Doto Tutup Usia

Juni 13, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.