Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Intelijen AS Tuduh China Tutupi Data Kematian Virus Corona Sebenarnya

REDAKSIBy REDAKSIApril 4, 20202 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Intelijen AS Tuduh China Tutupi Data Kematian Virus Corona Sebenarnya April 4, 2020
Foto: Getty Images/AFP
rilisNET – Para pejabat intelijen AS dalam sebuah laporan khusus yang ditujukan kepada pemerintah, menuduh Cina telah menutupi tingkat penyebaran Covid-19 dan angka kematian yang sebenarnya. Pemerintahan Trump dikejutkan dengan meroketnya angka infeksi dan kematian akibat virus corona di Amerika Serikat, yang kini merupakan tertinggi di dunia.

Bloomberg News mengutip tiga pejabat AS, yang menuntut agar namanya dirahasiakan, yang mengatakan bahwa angka infeksi dan kematian yang dilaporkan Cina tidak lengkap. Tetapi tidak ada rincian lebih lanjut tentang temuan intelijen itu. Cina membantah laporan intelijen AS itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying mengatakan, negaranya telah secara “terbuka dan transparan” melaporkan luasnya wabah corona, dan balik menuduh Washington sedang berusaha “mengalihkan kesalahan.”

Skeptisisme terhadap Cina maupun Gedung Putih Sejauh ini, Cina telah melaporkan sekitar 82.000 kasus infeksi dan 3.300 kematian Covid-19. Sekarang, angka infeksi dan kematian di Amerika Serikat sudah jauh lebih tinggi daripada di Cina. Sampai Kamis (2/4), AS telah mencatat lebih dari 240 ribu angka infeksi virus corona dan lebih dari 8000 angka kematian, demikian menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Sebelumnya, beberapa ahli kesehatan memang sudah menyatakan keraguan terhadap catatan infeksi dan angka kematian Covid-19 di Cina. Ketua Asosiasi Medis Dunia yang berpusat di Prancis, Dr. Frank Ulrich Montgomery menyebut angka dari Cina “tidak kredibel”. Tetapi dia mengakui bahwa negara-negara lain juga bekerja dengan angka-angka yang tidak pasti, karena data yang lebih baik sering tidak tersedia, atau karena tes corona sering tidak tepat. 

Presiden Donald Trump hari Rabu (1/4) mengatakan dia belum membaca laporan intelijen terbaru itu, tetapi menyebut angka-angka Cina memang “tampak terlalu sedikit”. Politisasi angka infeksi dan kematian Masalahnya, pemerintahan Trump awalnya menganggap enteng cepatnya penyebaran Covid-19 di negaranya, bahkan sempat menyebutnya sebagai “virus Cina”. Namun belakangan dan membuat AS menjadi pusat pandemi terbaru, setelah Cina, Italia dan Spanyol.

Awal pekan ini, penasehat kesehatan pemerintahan Trump Deborah Birx mengatakan, Cina kemungkinan melaporkan angka-angka yang terlalu kecil, “setelah apa yang kita lihat terjadi pada Italia dan melihat apa yang terjadi pada Spanyol.” Wakil Presiden AS Mike Pence juga menuduh Cina sudah lebih dulu mengetahui angka-angka dramatis, sebelum melaporkan tentang wabah itu bulan Desember tahun lalu kepada dunia. 

Sementara Senator Ben Sasse dari Partai Republik mengatakan bahwa „Partai Komunis (Cina) sudah berbohong”. “Klaim bahwa Amerika Serikat memiliki lebih banyak kematian karena virus corona daripada Cina adalah salah,” kata Ben Sasse dalam sebuah pernyataan. “Partai Komunis Cina telah berbohong, berbohong, dan akan terus berbohong tentang virus corona,” tambahnya.


Sumber: Detik

Baca Juga :  Kekuatan Kapal Induk AS Dipamerkan dengan Ledakan di Lautan
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025

Sumur Minyak yang Pernah Terbakar di Ranto Peureulak Aceh Timur Ditutup

Mei 12, 2022
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.