Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Pernah Tinggal di Aceh, Jokowi Puji Sumber Daya Alam dan Perjuangan Rakyat Aceh

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 22, 20202 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Pernah Tinggal di Aceh, Jokowi Puji Sumber Daya Alam dan Perjuangan Rakyat Aceh Februari 22, 2020
Presiden Joko Widodo Saat Tiba di Bireun (Foto: Ist)
rilisNET, Banda Aceh – Tiba di Bireuen, Provinsi Aceh, pagi tadi Sabtu (22/2/2020) dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo disambut oleh ribuan siswa-siswi disepanjang jalan yang dilewati Presiden.

Kedatangan orang nomor wahid di daerah itu meninjau proyek jalan tol jalur Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) di gerbang tol Blang Bintang Aceh Besar juga turut menghadiri acara Kenduri Kebangsaan di Sekolah Sukma Bangsa yang ada di Bireun.

“Saya datang ke Bireuen menghadiri acara Kenduri Kebangsaan di Sekolah Sukma Bangsa, sebuah kenduri yang digelar untuk membangun semangat keindonesiaan demi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Joko Widodo melalui akun Facebooknya. Sabtu (22/2/2020).

Jokowi mengaku, lebih 30 tahun lalu, antara 1986 sampai 1988 dia tinggal di Aceh yaitu di daerah Lhokseumawe dan Bener Meriah saat dia masih bekerja disana pada tahun 1986 lalu. Ia juga turut memuji sumber daya alam di bumi rencong ini, selain itu Jokowi turut memuji perjuangan rakyat Aceh untuk kemerdekaan Indonesia.

“Saya tinggal di Aceh yakni di Lhokseumawe dan di Bener Meriah. Jadi saya tahu, daerah ini memiliki potensi besar dan merupakan daerah modal. Selain karena alasan historis perjuangan kemerdekaan Indonesia, juga karena kaya akan sumber daya alam serta sumber daya manusianya,” sebutnya lagi.
Maka itu, sambungnya, dalam acara Kenduri Kebangsaan oleh Yayasan Sukma Bangsa dan Forum Bersama anggota DPR dan DPD RI asal Aceh siang ini yang berlangsung di Bireuen, Ia mengajak masyarakat Aceh untuk bersama membangun Aceh dan Indonesia.

“Kita tentu masih ingat tarian yang dipentaskan pada pembukaan Asian Games 2018 lalu, tarian Ratoh Jaroe dari Aceh yang membuat seluruh negara kontingen berdecak kagum dan memberikan apresiasi. Tarian yang sangat dinamis dan menggambarkan budaya Aceh: dinamis, toleran, keislaman, dan kemaritiman,” sebutnya. (Pgc)
Baca Juga :  272 ASN Aceh Timur Terima SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun dari Sekda Aceh
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025

Istana Siapkan Perpres Soal Ojol, Atur Soal Perlindungan Mitra

Oktober 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.