Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Di Aceh Timur Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Coklat

REDAKSIBy REDAKSINovember 4, 20192 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Di Aceh Timur Kerangka Manusia Ditemukan di Kebun Coklat November 4, 2019
Kerangka Manusia yang diketahui bernama Nurdin, ditemukan oleh warga di kebun coklat.
rilisNet, Aceh Timur – Seorang warga Dusun Alue Punti Desa Meunasah Keutapang, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Abdul Samad (27), tak sengaja menemukan kerangka manusia saat sedang mencari rumput untuk ternak kambingnya pada Senin (4/11/2010), sekitar pukul 15.00 WIB.

“Saat itu Abdul Samad sedang mencari rumput untuk ternak kambingnya, dan setibanya dilokasi dia melihat ada tulang-belulang yang berserakan diatas tanah, tepatnya di kebun coklat milik Hafiz,” kata Kapolres Aceh Timur, melalui Kapolsek Darul Aman AKP Simson Purba.

Melihat hal tersebut, tambah Kapolsek, Abdul Somad menghubungi Keuchik (Kades), Desa Meunasah Keutapang dan masyarakat setempat, selanjutnya oleh Keuchik melaporkan ke Polsek Darul Aman tentang temuan kerangka mayat manusia.

Sambungnya, kerangka mayat tersebut telah diketahui identitasnya, yakni bernama Nurdin Bin Basyah alias Syarifuddin, serta menurut keterangan keluarga korban bahwa korban selama ini mengalami gangguan jiwa sudah 4 tahun, dan korban juga sering menderita sakit.

“Selain itu korban juga selama ini tinggal di kebun milik warga sendirian yang agak jauh dari perkampungan penduduk,” tambah Simson Purba.

Dari lokasi penemuan kerangka juga ditemukan barang bukti yang diduga milik Nurdin, diantaranya;  1 buah celana jeans warna hitam merk Levis, sepasang sandal jepit warna kuning, 1 buah bungkusan goni yang berisi kain sarung, dan pelastik terpal warna hitam.

“Setelah kerangka dikumpulkan selanjutnya di bawa ke Puskesmas Darul Aman, namun keluarga Nurdin menolak untuk dilakukan otopsi, kemudian kerangka tersebut di bawa pulang oleh keluarganya untuk dikebumikan,” sebut Simson Purba.
Baca Juga :  Sering Abaikan Keluhan Konsumen, YARA Akan Gugat PDAM Tirta Keumuneng Langsa
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

Januari 5, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.