Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
BENCANA BANJIR

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

REDAKSIBy REDAKSIJanuari 5, 20263 Mins Read
Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih  Januari 5, 2026
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky kembali menjelajahi jalur sungai selama dua jam di wilayah pedalaman Kecamatan Simpang Jernih, untuk menemui warga yang ada di Gampong Rantau Panjang. Senin (5/1/2026).

Kedatangan Bupati Al-Farlaky disambut hangat oleh warga Rantau Panjang Bidari. Kunjungan ini menjadi yang kedua kalinya bagi Al-Farlaky ke Simpang Jernih. Sebelumnya, ia telah menerobos akses darat menggunakan sepeda motor trail menuju Gampong Batu Sumbang dan Pante Kera.

Bupati bertolak dari Pendopo Idi menuju pusat Kecamatan Simpang Jernih dan bermalam di Kantor Camat Simpang Jernih sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalur sungai. Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan tiba di Gampong Rantau Panjang.

Selama lebih dari satu jam, Bupati Al-Farlaky berdialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan itu, ia memastikan pemerintah daerah akan segera memulihkan infrastruktur rumah warga serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana. Ia juga meninjau langsung kondisi Sekolah Dasar, SMP, serta Puskesmas Pembantu (Pustu) di gampong tersebut.

Baca Juga :  Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Gampong Rantau Panjang terdiri dari tiga dusun, yakni Dusun Bidari, Dusun Rube, dan Dusun Jernih. Dalam aktivitas sehari-hari, warga menggunakan jalur darat dan sungai.Sebanyak 127 rumah dilaporkan rusah parah dalam musibah bencana ini.

Untuk ke Gampong Rantau panjang biasanya bisa Jalur darat dapat ditempuh melalui Kecamatan Peunaron dan Birem Bayeun dengan estimasi waktu sekitar dua jam dalam kondisi normal.

Sementara jalur sungai kerap digunakan warga untuk berbelanja ke Kabupaten Aceh Tamiang dengan waktu tempuh sekitar enam jam, sehingga mereka harus bermalam di sana.

Bupati Al-Farlaky menegaskan akan memberi perhatian serius dan khusus terhadap program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) di sejumlah kawasan dengan tingkat kerusakan mencapai 90 persen.

Baca Juga :  Demi Kemajuan Aceh Timur Bupati Rocky Jumpai Menteri Perhubungan

Ia juga menjelaskan secara langsung kepada warga terkait status dan skema hunian sementara (huntara) serta dana tunggu hunian (DTH).

“Penjelasan ini kami anggap sangat penting dan harus terang benderang agar masyarakat tidak salah paham dalam proses pembangunan huntara. Karena itu, komunikasi lintas kecamatan harus gerak cepat supaya tidak ada data rakyat yang tertinggal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” tegas Al-Farlaky.

Selain itu, Bupati meminta warga Rantau Panjang menggalakkan gotong royong untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum. Ia menyebutkan sejumlah relawan telah masuk ke wilayah tersebut, termasuk personel TNI yang membantu membersihkan sekolah-sekolah.

“Silakan ikut gotong royong bersama relawan dan TNI agar Rantau Panjang bisa cepat pulih,” ujarnya.

Baca Juga :  Perampok di Peunaron Aceh Timur, Tiga Pelaku Diduga Bawa Kabur Rp140 juta

Al-Farlaky juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur membuka pintu seluas-luasnya bagi relawan yang ingin membantu penanganan pascabencana.

Namun ia mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah agar aktivitas relawan di lapangan berjalan lancar.

“Kita tidak menutup pintu bagi relawan, asalkan ada koordinasi agar teman-teman lebih mudah bergerak di lapangan,” katanya.

Di akhir kunjungan, Bupati berharap komunikasi antara geuchik dan pihak kecamatan terus ditingkatkan, khususnya dalam pendataan dampak bencana. Ia meminta aparatur gampong bergerak cepat memastikan data yang disampaikan benar dan valid.

“Geuchik dan perangkat gampong harus gerak cepat memastikan data yang valid. Kita berharap masyarakat di sini bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkas Al-Farlaky. (*)

Bupati Al-Farlaky Pedalaman Simpang Jernih Temui warga
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Zulfahmi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak 

April 7, 2026

Sambut Pendemo, Bupati Al-Farlaky Jawab Lugas dan Tegas Tuntutan Massa

April 2, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik Mantan Keuchik jadi Camat 

Maret 30, 2026

Pengerjaan Huntara Lelet, Bupati Al-Farlaky Minta BNPB Putuskan Kontrak Vendor yang Tidak Kompeten

Maret 28, 2026

Bupati Al-Farlaky Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Birem Bayeun

Maret 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Melayat ke Rumah Empat Pelajar Tenggelam di Perairan Peudawa

Maret 25, 2026

Gandeng BSI, Bupati Al-Farlaky Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Maret 18, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Maret 16, 2026

Terkait Undangan Wabup, Kabag Prokopim: Bukber Agenda Pemkab Aceh Timur 

Maret 15, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.