RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky SHI MSi meminta pihak perusahaan PT Medco E&P Malaka untuk tetap mengutamakan keselamatan warga di lingkar tambang, saat melakukan aktivitas operasional, seperti pencucian sumur gas.
Itu disampaikan Bupati Al-Farlaky kepada pihak perusahaan, agar tidak terulang kembali peristiwa yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu, di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.
Menurut Bupati Aceh Timur, pihak perusahaan harus memperhatikan keselamatan warga di lingkar tambang, apalagi saat melakukan pencucian sumur, itu harus disampaikan informasi kepada masyarakat, sebelum dimulainya aktivitas, serta tetap menggunakan standar operasional yang benar-benar aman untuk warga dan lingkungan.
“Kita minta kepada pihak perusahaan agar tetap mengutamakan keselamatan bagi warga saat melakukan proses pencucian sumur migas, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti yang pernah terjadi di Desa Panton Rayeuk T,” kata Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, kepada RILISNET, Senin (11/8/2025).
Bupati Al-Farlaky juga menambahkan, peristiwa yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya jangan terulang kembali, saat itu warga mengalami mual dan muntah, sehingga harus mendapatkan perawatan medis, perusahaan harus dapat menekankan segala potensi yang dapat membawa mudharat bagi warga di lingkar tambang.
“Investasi memang perlu, tetapi keselamatan bagi masyarakat juga jauh lebih penting, untuk itu kami minta agar perusahan Medco tetap mengutamakan keselamatan warga di sekitar lingkar tambang, dalam melakukan aktifitas operasionalnya, maupun saat pencucian sumur gas, agar hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi,” pungkas Bupati Al-Farlaky. (*)
Editor: Mahyud

