Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Ragam

Teupin Ceuradi dan Kisah Desa yang Hilang di Peureulak Aceh Timur 

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 6, 20264 Mins Read
Teupin Ceuradi dan Kisah Desa yang Hilang di Peureulak Aceh Timur  Februari 6, 2026
Ilustrasi desa yang hilang (Foto: Google)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jembatan Teupin Ceuradi adalah Dermaga mini pada zaman dulu, dari dermaga yang beralaskan kayu ini, hiruk pikuk para pemudik dimulai untuk menuju ke Desa Kuala Leuge, sebuah Gampong yang berada di pesisir Selat Malaka, tepatnya di Perairan Peureulak, dalam wilayah kabupaten Aceh Timur.

Jalur transportasi darat pada saat itu tidak ada, perahu motor/dayung satu-satunya alat transportasi yang diandalkan oleh masyarakat pada saat itu. Pemudik dari Kuala Leuge, berbelanja segala kebutuhan pokok, dan bersandar di Teupin Ceuradi.

Teupin bermakna pinggiran sungai. Dari Teupin ini arus transportasi jalur sungai sangat sibuk, para pendatang mudik silih berganti, pedagang juga datang, selain menikmati suasana laut, pengunjung juga kerap membawa berbagai ikan segar hasil tangkapan oleh para nelayan.

Menjelang tahun 1980, desa di pesisir Selat Malaka itu mengalami abrasi semakin parah, tak hanya rumah warga, sekolah dan tempat ibadah juga porak-poranda diterjang oleh ombak yang mengganas setiap hari.

Daratan Kuala Leuge yang semula dikenal makmur dengan hasil tangkapan nelayan, di pesisir Peureulak itu pun berubah bentuk, daratannya semakin menghilang, rumah-rumah rubuh satu persatu ditelan gelombang pasang.

Baca Juga :  Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiah Bagi Sembako Untuk Fakir Miskin

Sejumlah tokoh Peureulak, seperti Alm. Usman Yakob Cs (anggota DPRD saat itu), dan Bupati Drs Zainuddin Mard (1977-1983) yang menjabat sebagai kepala pemerintahan di daerah akhirnya bersikap. Sejumlah warga kemudian direlokasi ke tempat yang dianggap aman, pilihannya di bekas lahan PT pengolahan kayu balok saat itu, yang berlokasi di pinggiran sungai Alue Nireh, perbatasan dengan Desa Seuneubok Pidie. Sebagian lahan yang masih berhutan ditebang oleh warga ditebang dengan bergotong-royong setiap hari Jumat (hari libur melaut bagi nelayan setempat).

Pemerintah Aceh Timur membangun ratusan rumah panggung, berukuran lebih kurang 6×6 meter, plus satu petak ruang dapur. Tepat pada tahun 1982 warga desa mulai menduduki rumah relokasi yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Sebagian besar warga memilih menetap di sini, dengan segala keterbatasan, terutama air bersih dan lampu penerang, dan tak sedikit juga yang pindah, memilih tinggal di desa asal yang kebanyakan dari kabupaten Pidie.

Baca Juga :  Kapolda Aceh dan Wakapolda Silaturahmi ke Wali Nanggroe

Saat itu ada dua titik relokasi yang direncanakan. Pertama di daratan Leuge, yang saat ini tidak terlalu jauh dari lokasi objek wisata pantai Mak Leuge sekarang, namun sebagian warga menolak karena saat itu tidak ada jalan darat, dan dianggap jauh untuk lokasi tempat menyandarkan boat nelayan, karena jauh dengan sungai yang lebar.

Lokasi kedua yakni, di bekas PT Guruti yang dikelola HGU oleh pengusaha China. Di sini terdapat sungai yang lumayan lebar, dianggap cocok untuk bersandar berbagai jenis perahu motor/boat. Meski berjarak sekitar 5 Km dari lokasi awal dan agak berjauhan dengan Kota Peureulak, namun warga tetap memilih di lokasi bekasi yang baru dengan alasan sumber ekonomi, yang mayoritas adalah nelayan.

Sejak saat itu, waktu terus berlalu, rumah yang tadinya dari material kayu, berlahan bergantikan batu beton satu persatu. Rumah yang dulunya panggung berubah wujud seiring waktu, dan namanya pun ditambal menjadi Kuala Leuge Baro, (karena Kuala Leuge yang sebelumnya telah hilang ditelan ombak).

Baca Juga :  Gelar Lepas Sambut, Tri Purwanto Jabat Sebagai Dandim 0104 Aceh Timur

Banyak kisah heroik yang dulunya ada di Kuala Leuge lama, sebelum terjadinya abrasi ada cerita yang melegenda hingga saat ini. Mulai legenda Mak Leuge yang konon memiliki payud4ra sebelah, hingga pengeroyokan satu pos Mobris (sekarang Brimob) secara massal, oleh warga setempat pernah terjadi di desa ini pada masa itu.

Ada lagi kisah bajak laut yang ditakuti oleh para kapal dari berbagai daerah yang melintas di perairan itu. Cerita ini diketahui oleh para warga yang masih ada di desa Kuala Leuge, bahkan sebagian saksi dari sejumlah peristiwa ini juga masih hidup sampai sekarang.

Kuala Leuge dan Gampong Leuge adalah dua desa yang berbeda, meski dalam satu wilayah kecamatan Peureulak, namun telah dipisahkan oleh jarak. Gampong Leuge ada di pinggiran kota Peureulak, sedangkan Kuala Leuge jiran yang berada di tepi laut. Usai direlokasi setelah terjadinya abrasi, akhirnya memisahkan diantara keduanya. (*)

Penulis: Mahyuddin Kubar (Mantan Keuchik Desa Kuala Leuge)

Desa yang Hilang Kuala Leuge Teupin Ceuradi
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Pemkab Aceh Timur Raih Opini WTP Ke- 12 Berturut-turut 

Agustus 4, 2026

Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Aceh Timur pada Menteri Ekonomi Kreatif

Agustus 3, 2026

GaWAT Gelar FGD, Hadirkan Bupati Al-Farlaky dan 150 Wartawan di Aceh Timur 

Juli 29, 2026

118 Anak Dikhitan Gratis oleh Bupati Aceh Timur

Juli 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda yang Menghujatnya

Juli 25, 2026

Bupati Al-Farlaky Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan di RSUD dr Zubir Mahmud

Juli 24, 2026

Karhutla Meluas di Tiga Kecamatan di Aceh Barat Seluas 9 Ha

Juli 21, 2026

Bupati Al-Farlaky Terbitkan Teguran Keras, Pelaku Usaha Dilarang Buang Sampah Sembarangan

Juli 17, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik T Reza Rizki Sebagai Pj Sekda Aceh Timur

Juli 15, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.