Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Umum

Dipuji Tangani Banjir, Barisan Sakit Hati Diduga Jatuhkan Marwah Bupati Al-Farlaky

REDAKSIBy REDAKSIApril 25, 20263 Mins Read
Dipuji Tangani Banjir, Barisan Sakit Hati Diduga Jatuhkan Marwah Bupati Al-Farlaky April 25, 2026
Foto: Pengurus Koalisi Pemuda Aceh (KPA), Nanda Rizki.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Sejumlah oknum yang diduga dari barisan ‘sakit hati’ saat ini dinilai gencar menghembus opini yang mengarah pada fitnah, dan menjatuhkan marwah Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky.

Upaya penyebaran isue negatif ini diduga sengaja dilakukan secara sistematis, disaat kinerja Bupati Al-Farlaky mendapatkan penilaian positif atas upaya penanganan banjir di Aceh Timur. Bupati Al-Farlaky dinilai telah bekerja maksimal dari semenjak bencana banjir yang turut melanda kawasan Aceh Timur.

“Ternyata upaya dan kinerjanya Al-Farlaky yang selama ini dinilai proaktif tangani banjir, justeru membuat sebagian oknum risih, sehingga bermanuver dan menggiring opini liar ke ruang publik yang diduga sengaja dipola untuk menjatuhkan marwah Bupati Al-Farlaky,” kata Nanda Rizki, perwakilan dari Koalisi Pemuda Aceh (KPA).

Nanda menambahkan, gerak cepat Al-Farlaky ke titik pengungsian yang semula diapresiasi, mendadak dikaburkan dengan isu yang tak terkait bencana. Spekulasi menyebar cepat di ruang digital, menuding tanpa fakta dan sumber yang jelas.

Baca Juga :  Daging Meugang di Kota Idi Aceh Timur Dijual Rp100 Ribu Perkilo

“Ada kejanggalan dan suatu upaya tak tak biasa dialamatkan kepada bupati Aceh Timur. Ini sengaja dihembuskan oleh barisan yang selama ini sakit hati dengan bupati, baik terkait politik dan barisan kecewa lainnya,” sebut Nanda Rizki dalan rilisnya yang diterima media ini, Sabtu (25/4/2026).

“Ini bukan kritik biasa. Polanya sistematis, muncul pas citra kepala daerah naik karena kerja lapangan saat banjir. Patut diduga ada operasi mereduksi marwah politik bupati Al-Farlaky,” tambanya.

Menurut Nanda, serangan dimulai dari gerakan bawah: gosip dari warung ke warung, meja kopi ke meja kopi, lalu digoreng jadi opini publik. Targetnya jelas, produksi kerja kepala daerah yang dinilai negatif.

“Begitu Bupati viral karena aktif fokus pada kerja-kerja kerakyatan, tidak menguntungkan mereka, langsung diserang marwahnya. Ini cara lama,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Timur Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Peureulak 

Nanda mengingatkan, dalam situasi masyarakat berduka, hasutan tanpa verifikasi hanya memperkeruh keadaan masyarakat.

“Fokus kita seharusnya tetap pada pemulihan. Jangan sampai energi publik habis untuk debat prematur yang dikonstruksi elit,” katanya.

Ia menegaskan, politik boleh panas tapi tidak boleh biadab. “Kalau ada dugaan pelanggaran, uji dengan peran dan fungsinya. Bukan bangun opini liar menghasut dan menjatuhkan orang. Bedakan kritik fakta dengan fitnah asumsi,” ucap Nanda.

“Aceh dan khusus Aceh Timur tentu tak butuh gaduh dengan isu recehan yang sengaja dihembuskan agar menuai kebencian kepada Bupati, ini pembusukan dan pembunuhan karakter pola lama yang dilakukan, tetapi masyarakat tentu sudah cerdas dalam menanggapinya,” ujar Nanda.

Menurut Nanda, masyarakat sudah sangat cerdas menilai, apalagi yang menghembuskan isu negatif ini saban hari oknumnya masih dalam kalangan itu-itu saja. Sehingga tidak begitu ditanggapi oleh masyarakat.

Baca Juga :  Jubir PA: Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi SKPA Dimulai

“Masyarakat sudah sangat faham pola yang dimainkan ini, semestinya tidak perlu sebejad itu menciptakan isu yang mengarah kepada fitnah dan dosa jariah, karena tanpa ada bukti dan kebenaran. Saat ini justeru yang kita butuhkan dukungan kerja kolektif pemerintah yang saat ini dijalankan menangani masyarakat terdampak banjir,’ tegasnya.

Ia meminta warga waspada dengan sekolompok ini, yang diduga sedang bermanuver menjatuhkan citra positif Bupati Aceh Timur.

“Semestinya yang disampaikan itu adalah ide positif, bukan justeru opini liar. Seharusnya sudah bisa move on. Kita saat ini butuh kerja kolektif dan memberikan saran serta masukan yang membangun sebagai warga yang baik, bukan justeru sibuk menabur kebencian, menciptakan fitnah yang tidak mendasar,” pungkas Nanda Rizki. (rn/rd)

 

Editor: Redha

Banjir Barisan Sakit Hati Bupati Dipuji Marwah Tangani Banjir
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Hadiri RUPS Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2025

April 13, 2026

Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

Maret 24, 2026

Senator Aceh bawa konflik lahan HGU di Aceh Timur ke BAP DPD RI

Maret 14, 2026

25 Pejabat Eselon ll di Pemerintah Aceh Dilantik

Februari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Menkes Resmikan Puskesmas Lokop

Februari 13, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

Bupati Aceh Timur Perintahkan Camat Akuratkan Data Korban Bencana

Desember 18, 2025

Bupati Al-Farlaky Disambut Tangis Haru Warga Simpang Jernih 

Desember 16, 2025

Jaringan Lumpuh, Warung Penyedia Starlink Diserbu Pengguna Handphone di Aceh Timur 

November 30, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.