Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Tak Umum! Pria di Sulsel Dilamar Wanita, Maharnya 5 Sak Gula-200 Rak Telur

REDAKSIBy REDAKSINovember 23, 20212 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tak Umum! Pria di Sulsel Dilamar Wanita, Maharnya 5 Sak Gula-200 Rak Telur November 23, 2021
Ilustrasi (Getty Images/PeopleImages)

Pinrang – Acara lamaran di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ramai dibicarakan hingga viral di media sosial. Pasalnya, pihak pelamar adalah keluarga perempuan yang diketahui merupakan hal tabu dalam adat masyarakat Bugis Makassar.


Video yang diunggah oleh pihak keluarga pada Senin (22/11), saat prosesi lamaran berlangsung ini pun kini telah dibagikan dan ditonton oleh puluhan ribu netizen. Acara lamaran ini terjadi di Kelurahan Marawi, Kecamatan Tiroang.

Usai viralnya video lamaran tersebut, ibu calon pengantin wanita, Hajah Asmira, membeberkan alasan melamar pria yang masih kuliah di Jakarta itu untuk dijadikan menantunya.

“Saya suka orang tuanya, sudah lama baku baik (hubungannya baik), anaknya juga baik, dari pesantren, saya cari menantu seperti dia, karena sangat perhatian, kalau sakit orang tuanya dia yang urus, saya kagum dengan kepribadianya,” kata Asmira kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Mahar atau uang panaik yang terbilang fantastis. Asmira mengatakan hal itu kesepakatan kedua belah pihak. Mahar itu terdiri dari terigu hingga telur 200 rak.
“Namun bukan mereka (orang tua laki-laki) yang minta, saya yang langsung mengajukan dengan terigu 5 sak, gula pasir 5 sak, telur 200 rak, serta bumbu kue dan makanan,” bebernya.

Antara anaknya dan calon menantunya, kata Asmira, juga sudah saling kenal. “Tapi tidak pernah bicara,” ungkapnya.
Ibu calon pengantin pria, Hajah Diana, mengaku senang anaknya dilamar. Meskipun hal seperti itu adalah hal yang tabu, namun dirinya mengaku bangga.
“Alhamdulillah, bahagia sekali, ada senang, merasa bangga anak saya bisa begini dilamar sama orang,” imbuhnya.
Meskipun lamaran sudah berlangsung, namun kedua keluarga masih merembukkan hari baik akad nikah yang rencananya baru akan digelar 3 atau 4 tahun ke depan.

Sebab, saat ini calon mempelai pria masih berjuang lulus kuliah dan calon mempelai wanita yang saat ini masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Sementara identitas kedua calon pengantin ini pun masih ditutup rapat oleh pihak keluarga.


Sumber: detik
Baca Juga :  Polantas Aceh Bagikan 100 Takjil Setiap Hari selama Ramadan
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025

Hadiri Musda JMSI Aceh, Sekda Aceh Minta Media Beri Kritikan Konstruktif

November 19, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.