Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

WALHI Luncurkan Tinjauan Lingkungan Hidup 2021

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 3, 20212 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

WALHI Luncurkan Tinjauan Lingkungan Hidup 2021 Februari 3, 2021
Sumber Foto: Antara

Jakarta – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) meluncurkan Tinjauan Lingkungan Hidup 2021 yang menyoroti isu lingkungan di saat Indonesia masih menghadapi krisis yang diakibatkan pandemi COVID-19.”Kita bisa saksikan bagaimana pandemi COVID-19 ini merupakan suatu bentuk disrupsi atau gangguan dari semua tatanan ekonomi, sosial, budaya masyarakat dunia dan juga seharusnya mempengaruhi Indonesia juga,” kata Direktur Eksekuti WALHI Nasional Nur Hidayati dalam peluncuran virtual yang dipantau dari Jakarta pada Rabu.

Baca Juga :  Polda Aceh Amankan 150 Ton Material Penambangan Ilegal

Nur Hidayati menyoroti bagaimana COVID-19 masuk dalam penyakit zoonosis atau yang penyebarannya terjadi dari hewan ke manusia. Hal itu bisa terjadi karena habitat lingkungan hewan yang telah dialihfungsikan.
Dalam kesempatan itu WALHI juga menyoroti dalam tinjauannya bagaimana beberapa undang-undang yang disahkan pada 2020, menurut mereka akan memberikan dampak terhadap sektor lingkungan pada 2021 seperti UU Cipta Kerja dan revisi UU Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).
Nur Hidayati juga menegaskan bagaimana krisis iklim akan memberikan dampak luar biasa terhadap Indonesia, dengan bencana hidrometeorologi yang telah terjadi di awal tahun ini diakibatkan oleh cuaca ekstrem seperti banjir besar di Kalimantan Selatan.
Karena itu dia mendorong agar kebijakan pemerintah lebih serius dalam menangani perubahan iklim dan krisis yang terjadi sebagai dampaknya.
“Penghancuran hutan, penggunaan energi fosil seperti batu bara itu memicu perubahan iklim. Lalu perubahan iklim memicu cuaca ekstrem yang menyebabkan curah hujan tinggi yang berbalik kepada kita dengan bencana hidrometeorologi,” katanya.
Manajer Pengelolaan Pengetahuan WALHI Doni Moidady dalam kesempatan tersebut juga mengutarakan WALHI meninjau pada 2021 adanya potensi krisis di beberapa sektor atau multidimensi.
Dia menyoroti dalam tujuh agenda pembangunan masalah lingkungan hidup tidak terlalu disoroti dan belum terdapat poin tentang ketahanan dan pemulihan bencana ekologis.
“Kalau ini tidak ditangani dengan serius, maka tahun ini akan menjadi tahun yang berat,” ujarnya.
Sumber: Antara

Baca Juga :  Jaksa Eksekutor Cambuk 13 Pelanggar Qanun Jinayat di Aceh Timur
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar Melalui Baitul Mal

Maret 12, 2026

Kapolres Aceh Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Maret 10, 2026

Organisasi Wanita di Aceh Timur Bagi Takjil Berbuka Puasa di Lima Lokasi Huntara 

Maret 7, 2026

Prabowo Bagikan Daging Sapi Senilai Rp 72 M Buat Warga Aceh

Februari 18, 2026

Mualem Didesak Ambil Langkah Tegas Terkait Pengelolaan Aset Masjid Raya Baiturrahman

Februari 11, 2026

Teupin Ceuradi dan Kisah Desa yang Hilang di Peureulak Aceh Timur 

Februari 6, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.