Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Ekowisata Mangrove Kota Langsa Menuju Kancah Dunia

REDAKSIBy REDAKSIApril 17, 20222 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ekowisata Mangrove Kota Langsa Menuju Kancah Dunia April 17, 2022
Ayudhia dan Sandiaga Uno (Foto: Doc.RILIS.NET)

RILIS.NET, Langsa – Guna terlaksananya kongres besar seluruh Indonesia tentang pengelolaan kawasan ekowisata mangrove, sangatlah perlu dibuat organisasi ataupun komunitas dibidang tersebut.

Demikian disampaikan Ayudhia yang akrab disapa Yana kepada awak media, Minggu (17/4/2022), di salah satu Cafe di Langsa.
Gagasan untuk membuat kegiatan kongres besar seluruh Indonesia ini telah disampaikan Yana kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat berkunjung dan meresmikan tower di kawasan ekowisata mangrove Kuala Langsa, Jum’at (15/4/22) kemarin.
“Apa yang kita usulkan kepada bapak Menparekraf langsung mendapat respon sehingga dalam pidato beliau langsung menunjuk Walikota Langsa, Usman Abdullah sebagai Ketua Komunitas Pengelola Kawasan Ekowisata Mangrove seluruh Indonesia,” ungkap Yana yang merupakan pengelola kawasan ekowisata mangrove di Langsa
Lanjut Yana, Ekowisata Mangrove Forest Park adalah ekowisata terpopuler se-Indonesia versi API 2019 sehingga tempat tersebut sudah menjadi barometer ataupun study banding dari daerah lain di seluruh Indonesia.
“Jadi, untuk mempertahankan predikat tersebut perlunya inovasi-inovasi serta dukungan dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat,” ujar wanita yang dikenal supel dan ramah itu.
Menurutnya, pembangunan kawasan ekowisata mangrove di Kuala Langsa ini telah berhasil menciptakan lapangan kerja dan menjadi salah satu penghasil daerah. Karenanya, pihaknya akan terus berupaya memberikan inovasi-inovasi terbaik guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah.
“Maka untuk segera merealisasikan program yang kita inginkan, Menparekraf menyarankan agar gunakan motto beliau yaitu ‘3G’, Garcep (Gerak cepat), Geber (Gerak bersama) dan Gaspol (Galang semua potensi dalam ciptakan lapangan kerja dan bangkitkan ekonomi),” papar Yana.
“Kami juga berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak agar program ini dapat terlaksana dengan baik sehingga kawasan ekowisata mangrove di Kota Langsa bisa dikenal di seluruh Indonesia dan dunia,” tandas Yana.
Penulis: Sukma MT
Baca Juga :  Peringatan HUT RI Ke 76 Tahun, Bupati Rocky Inspektur Upacara di Aceh Timur
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025

Rombak Kabinet, Walikota Langsa Tunjuk 10 Plt Kadis

November 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.