Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Yakata Bekali Ilmu Jurnalistik Lingkungan untuk Puluhan Wartawan Aceh Timur

REDAKSIBy REDAKSIDesember 18, 20202 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yakata Bekali Ilmu Jurnalistik Lingkungan untuk Puluhan Wartawan Aceh Timur Desember 18, 2020
Peserta Pelatihan Jurnalistik Lingkungan dan Kemah Conservasi

RILIS.NET, Aceh Timur – Puluhan wartawan di Aceh Timur mengikuti Pelatihan Jurnalistik Lingkungan dan Kemah Konservasi di Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Kegiatan itu digelar sejak 16 – 19 Desember, dan mengusung tema ‘Peuseulamat Uteun, Ta Jaga Bangsa’. Dan dilaksanakan oleh Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh (Yakata) yang bekerjasama dengan Forum Konservasi Leuser (FKL), Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH), TFCA Sumatera dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Pelatihan kali ini mengundang sejumlah pemateri nasional, seperti Wicaksono dari kalangan praktisi media yang juga mantan wartawan Tempo, Fitrian Ardiansyah dari IDH, Rudi Putra dari Forum Konservasi Leuser (FKL), Muhammad Ishak dari Harian Waspada, dan sejumlah pemateri lainnya dari kalangan aktivis lingkungan.

Baca Juga :  Yahya Boh Kaye Atasi Kesulitan Gas LPG untuk Warga Tanoh Anou 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar seluruh peserta baik itu jurnalis dan fotografer khususnya di Kabupaten Aceh Timur, menjadi pelopor untuk mengedukasi publik dalam menjaga serta melestarikan lingkungan, karena hutan merupakan elemen penting bagi kehidupan manusia, baik sebagai penyedia air dan udara,” kata Ketua Yakata, Zamzami Ali Umri Balqiah.

Zamzami menyebutkan bahwa luas tutupan hutan di Aceh, khususnya di Aceh Timur saat ini berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini terjadi akibat perubahan dan alih fungsi hutan atau Deforestasi yang terjadi secara terus menerus.

Baca Juga :  Diduga Kelola ADG Tidak Transparan, Warga Tanjong Ara Jambo Aye Gelar Aksi Damai

Akibat kegiatan ilegal kehutanan yang terjadi seperti perambahan dan illegal logging, tambahnya, justru masyarakat lah yang menjadi korban karena harus menerima dampak serta menanggung resikonya.

Seperti banjir yang melanda Aceh Timur pada awal Desember kemarin, setidaknya 21.397 jiwa atau 6.969 KK mengungsi dan 86.724 jiwa atau 25.641 KK lainnya ikut terdampak, tambahnya.

Banjir setinggi 30 cm hingga 2 meter itu setidaknya menggenangi belasan ribu unit rumah warga yang tersebar di sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Timur.

“Banjir yang terjadi baru-baru ini adalah salah satu bukti sahih, betapa mengerikannya dampak yang harus ditanggung oleh kita semua. Belum lagi konflik satwa liar dan manusia, longsor, kekeringan dan sebagainya. Ini tidak terjadi begitu saja, tetapi karena lingkungan atau hutan yang telah rusak,” sebutnya.

Baca Juga :  10 Guru di Aceh Timur Terima Penghargaan dari Bupati Al-Farlaky 

Di sisi lain, Zamzami juga berharap melalui Pelatihan Jurnalistik Lingkungan ini, para peserta yang terdiri dari wartawan online, cetak dan elektronik dapat mengaplikasikan ilmu dan wawasan yang didapatkan agar bisa mengedukasi publik terkait pentingnya menjaga lingkungan khususnya hutan yang ada di Kabupaten Aceh Timur.

“Hutan Aceh Timur saat ini masih sangat luas dan indah sekali. Oleh karenanya perlu dirawat dan dijaga, sehingga dapat diwariskan ke anak cucu kita kelak sebagai pemegang estafet dimasa yang akan datang,” ujar Zamzami Ali. (rn/abr)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

Januari 5, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.