Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Minta Kemping 1001 Kemah Dibatalkan di Aceh Timur, Santri Dayah FSI Akan Kerahkan Massa ke Lokasi

REDAKSIBy REDAKSINovember 11, 20202 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Minta Kemping 1001 Kemah Dibatalkan di Aceh Timur, Santri Dayah FSI Akan Kerahkan Massa ke Lokasi November 11, 2020
Tgk Zulmukti Bersama Para Santri Dayah
(Foto: RILIS.Net)
RILIS.NET Aceh Timur – Ketua Front Santri Indonesia Kabupaten Aceh Timur Tgk. Zulmukti menolak diadakannya kegiatan Kemping 1001 Kemah di kawasan pusat Pemerintahan, Kabupaten Aceh Timur.

Menurut guru pengajian ini, kegiatan kemping yang direncanakan itu, informasinya akan digelar selama tiga hari, sejak tanggal 15 – 17 Novermber 2020, yang akan dipusatkan dikawasan dekat kanto pusat pemerintahan Aceh Timur, Desa Titi Baro, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Baca Juga :  Tolak Ditetapkan Sebagai Zona Merah Covid-19, Gugus Tugas Simeulue Layang Surat ke Gubernur Aceh

“Menanggapi kegiatan Kemping 1001 Kemah, yang akan dilakukan oleh para remaja putra-putri di Aceh Timur, kami dari santri dayah menolak dan mengecam kegiatan tersebut karena berpotensi zina massa, karena kegiatan dari hari sampai malam kalau bercampur laki-laki dan perempuan akan berpotensi zina massa,” kata Ketua FSI Aceh Timur Tgk Zulmukti dalam rilisnya yang dikirim kepada RILIS.NET, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga :  Jelang Kunjungan Presiden RI Ke Aceh, Pangdam IM Pimpin Apel Gelar Pasukan di Polda Aceh

Untuk itu Tgk Zulmukti meminta kepada pihak panitia kegiatan kemping segera menghentikan kegiatan itu. Jika tetap dilaksanakan pihaknya akan menurunkan massa dan para santri kelokasi itu untuk membubarkannya.

“Kami minta kepada pihak panitia kegiatan kemping segera menghentikan kegiatan tersebut, jika tetap digelar maka jangan salahkan kami jika kami bubarkan secara paksa dengan cara menurunkan massa dan santri,” tegas Tgk Zulmukti.

Pernyataan Tgk Zulmukti ini juga turut dikirimkan dalam bentuk vidio bersama puluhan santri, dalam video tersebut juga turut meminta agar kegiatan itu tidak dilaksanakan oleh panitia penyelenggara.

Baca Juga :  LMND Desak Pemerintah Cabut Izin HGU PT. Bumi Flora di Aceh Timur

Terkait dengan informasi dari Ketua FSI ini, RILIS.NET belum mendapatkan konfirmasi dari panitia kegiatan itu, begitupun dengan nomor WhatsApp panitia yang diperoleh media ini belum terhubung saat mau dilakukan konfirmasi sampai berita ini ditayang pada Rabu (11/11/2020). (rn/red)

Cuplikan Video dari FSI Aceh Timur



Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

Januari 5, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.