Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Memegang Samurai Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Aceh Timur Ditembak Karena Melawan Polisi

REDAKSIBy REDAKSIOktober 11, 20203 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Memegang Samurai Saat Ditangkap, Pelaku Pembunuhan di Aceh Timur Ditembak Karena Melawan Polisi Oktober 11, 2020
Ilustrasi Penembakan/Foto: Google

RILIS.NET, Aceh Timur – Samsul Bahri (40) terduga pelaku pembunuhan dan pemerkosaan yang terjadi pada Jumat malam lalu, di Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, memegang sebilah pedang samurai saat hendak ditangkap.

Dia ditangkap pada Minggu 11 Oktober 2020, sekitar pukul 09.00 WIB di areal ladang sawit, dibawah puhon besar milik masyarakat yang bertempat di Dusun Kumbang Gampong Alue Gadeng, dalam keadaan tanpa menggunakan baju, dan hanya menggunakan celana jeans warna biru.

“Saat ditangkap dalam keadaan tidak menggunakan baju hanya menggunakan jelana Jeans warna biru dengan memegang senjata tajam jenis samurai, saat dilakukan penangkapan oleh Tim yang dibantukan oleh masyarakat  sempat melakukan perlawanan sehingga petugas beberapa kali memberikan tembakan peringatan untuk menyerahkan diri,” kata Kapolres Langsa AKBP Giyarto, SH, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo, pada Minggu sore.

Tak hanya itu, pada saat pelaku hendak dibawa ke Polres, pelaku sempat memberikan perlawanan kembali, sehingga terpaksa didor kearah kaki sebanyak tiga kali.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap petugas pelaku terpaksa dilumpuhkan dibagian kaki sebanyak tiga kali karena memberikan perlawanan saat akan dibawa ke Polres,” sebut Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo kepada RILIS.NET melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi pada Minggu sore.

Kasat Reskrim juga menambahkan, pada Minggu (11/10/2020), sekira pukul 15.40 WIB, tim yang dibantu oleh BPBD dan masyarakat berhasil menemukan mayat korban Rangga (9) yang mengapung di seputaran sungai Desa Alue Gadeng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur dalam keadaan masih memakai pakaian lengkap.

“Kemudian tim langsung mengevakuasi jenazah dan membawa ke RSUD Langsa untuk dilakukan visum,” tambah Arief S Wibowo kepada RILIS.NET.

Adapun hasil visum oleh tim medis didapati hasil yakni; 
– Luka bacok pundak kiri, panjang, 15cm, lebar 5.5cm, kedalaman 5,5 cm
– Luka bacok leher kiri, panjang 8 cm, lebar 1,5 cm, kedalaman 2 cm.
– Luka bacok rahang kiri, panjang 14.5 cm , lebar 2.5 cm, kedalaman 2 cm.
– Luka tusuk leher depan dalam 3.5 cm panjang 1.5 cm.
– Luka tusuk bahu kiri, lebar 1.5cm, panjang 4 cm, kedalaman 3.5 cm.
– Luka sayat leher sebelah kiri lebar 0,5 cm.

Kemudian didapati juga yaitu; 
– Luka kanan dada bawah.
– Luka bacok di tangan kanan sampai dengan pergelangan tangan, panjang 10 cm, lebar 1.5 cm, kedalaman 5 cm.
– Luka bacok lengan kanan bawah, panjang 5,5 cm lebar 2 cm.
– Luka bacok jari kanan mengenai jari kelingking, manis, tengah.

“Untuk saat ini pelaku bersama dengan barang bukti telah diamankan ke Polres Langsa untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo. (red)



Baca Juga :  Nasir Djamil Pastikan Mahasiswa yang Terlibat Kasus Beasiswa Tak Jadi Tersangka
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Januari 17, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

Januari 5, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.