Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Umum

Diskusi Kepemudaan, Upaya JASA Merawat Damai Aceh

REDAKSIBy REDAKSIOktober 20, 20253 Mins Read
Diskusi Kepemudaan, Upaya JASA Merawat Damai Aceh Oktober 20, 2025
Upaya JASA Merawat Damai Aceh, menggelar diskusi kepemudaan di Aceh Besar. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH BESAR – Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Aceh Besar menggelar diskusi interaktif bagi anak-anak muda di wilayahnya untuk bertukar pikiran dan merefleksikan perjalanan 20 tahun perdamaian Aceh. Diskusi yang diikuti lebih dari 100 peserta itu digelar di Kantor Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Blang Bintang, Kecamatan Aceh Besar, Senin, 20 Oktober 2025

Mengusung tema “Spirit Pemuda Aceh dalam Merawat Perdamaian Berkelanjutan melalui Momentum Sumpah Pemuda”, JASA Aceh Besar sengaja menggelar diskusi ini di akhir bulan Oktober untuk menumbuhkan semangat peringatan Sumpah Pemuda.

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Deputi 1 Badan Reintegrasi Aceh Fauzan Azima dan Dosen Ilmu Politik FISIP USK Iqbal Ahmady. Sementara jalannya diskusi dipandu dengan apik oleh Saifullah Abdulgani, atau akrab disapa SAG, mantan Juru Bicara Pemerintah Aceh.

Deputi 1 Badan Reintegrasi Aceh Fauzan Azima mengatakan, sebagai mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Gayo, ia mengaku bahwa perdamaian Aceh merupakan nikmat yang harus disyukuri oleh semua pihak. Dahulu, katanya, ia harus berjuang dan bergerilya ke hutan—bukan hanya untuk berperang, tetapi juga berjuang menyadarkan masyarakat tentang ideologi Aceh.

Baca Juga :  Sanusi Madli: DPRK Harus Cerewet, Tugas Mereka Bersuara Untuk Kepentingan Rakyat

“Damai yang kita rasakan hari ini harus kita jaga dan rawat, namun bukan berarti perjuangan sudah berakhir,” kata Fauzan.

Menurut Fauzan, perjuangan Aceh pasca-perdamaian justru jauh lebih besar dibandingkan masa konflik. Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh semua pihak, terutama kaum muda, untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik.

“Perang dari tahun 1976 sampai 2005 itu adalah perang kecil, dan setelah damai sampai hari ini kita sedang menjalani perang besar,” ujar Fauzan.

Fauzan menyebut sejumlah hal yang masih perlu diperjuangkan pasca-damai Aceh, mulai dari realisasi kesepakatan damai Helsinki, pelimpahan kewenangan Aceh, hingga dana abadi perdamaian.

Selain ketiga hal tersebut, Fauzan juga menyoroti fenomena caci maki dan fitnah di media sosial yang menyasar mantan pimpinan GAM. Ia menilai, hal itu dilakukan oleh sesama orang Aceh dan justru dapat merugikan Aceh sendiri.

Baca Juga :  Kopi Wine dan Bir Pala di Kota Seribu Rasa Kopi

“Menurut saya, JASA harus membuat satu tim untuk bisa mengontra isu liar yang tidak berdasar agar pemimpin perjuangan tidak dijadikan bahan bully setiap hari,” kata Fauzan.

Selain itu, Fauzan juga mengingatkan kaum muda Aceh, khususnya yang tergabung dalam organisasi JASA, agar meningkatkan rasa peduli antar sesama. Keberagaman wilayah, suku, dan bahasa di Aceh harus diterima. Perbedaan perlu dihilangkan demi memperkuat persatuan.

“Kemudian anggota JASA juga harus menempuh pendidikan yang mumpuni agar bisa mengambil peran membangun Aceh di masa perdamaian yang saat ini kita rasakan,” tutur Fauzan.

Sementara itu, Dosen Ilmu Politik USK Iqbal Ahmady dalam kesempatan tersebut mengingatkan kembali sejarah panjang kaum muda yang berperan besar dalam mewujudkan perubahan di negeri ini. Mulai dari Sumpah Pemuda tahun 1928, kemudian gerakan Rengasdengklok 1945 yang memicu proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Selanjutnya, kaum muda juga mengambil peran penting pasca-kemerdekaan. Pada tahun 1966, pemerintahan Orde Lama yang membuat kondisi negeri carut-marut berhasil runtuh lewat gerakan kaum muda. Bahkan pada tahun 1998, gerakan mahasiswa kembali mencatat sejarah dengan menggulingkan pemerintahan Orde Baru di bawah rezim Soeharto yang diktator.

Baca Juga :  PDP Asal Pidie Dinyatakan Positif Covid-19

Oleh sebab itu, Iqbal mengapresiasi langkah JASA Aceh Besar yang mengadakan diskusi interaktif kepemudaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pemuda untuk menyadarkan dan menumbuhkan semangat tentang besarnya peran pemuda dalam pembangunan.

“Perdamaian Aceh harus dijaga oleh semua pihak. Salah satu caranya adalah dengan memastikan butir-butir kesepakatan damai terimplementasi. Di sinilah kelompok pemuda, terutama JASA, harus mengawal isu tersebut agar tidak merugikan Aceh,” pungkas Iqbal.

Sepanjang diskusi berlangsung, dialog berjalan dinamis. Para anak muda yang menjadi audiens aktif bertanya dan menyampaikan pendapat kepada para pemateri. Hal ini menjadi bukti bahwa pemuda Aceh masih memiliki kepedulian tinggi untuk menjaga dan merawat perdamaian yang telah diperjuangkan bersama. (*)

Diskusi Kepemudaan JASA Merawat Damai
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.