Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Ditumpangi 12 Warga, Boat Pengangkut Sembako Terbalik di Aceh Timur

REDAKSIBy REDAKSIMaret 8, 20222 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ditumpangi 12 Warga, Boat Pengangkut Sembako Terbalik di Aceh Timur Maret 8, 2022

RILIS.NET, Aceh Timur – Satu unit Boat pengangkut sembako yang ditumpangi 12 warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) asal Gampong Tampur Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur terbalik di sungai Batu Katak yang ada di kawasan itu.

Akibat kejadian itu, bahan makanan berupa sembako dan uang tunai milik warga itupun tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media RILIS.NET dari Camat Kecamatan Simpang Jernih Rahmadsyah menyebutkan kejadian naas itu terjadi pada Selasa 28 Februari 2022 lalu, namun berhubung saat itu hari libur, peristiwa inipun dikonfirmasi kembali kebenarannya oleh Camat setempat pada Selasa, (8/3/2022).
“Sebelumnya pada Senin 28 Februari warga mengambil Bansos ke Kantor Pos yang ada di Simpang Jernih, saat pulang sekitar pukul 14.30 WIB boat yang ditumpangi 12 warga oleng kekanan dan hilang kendali hingga terbalik di sungai Baru Katak,” kata Rahmadsyah kepada RILIS.NET, Selasa)
Rahmadsyah menambahkan, setelah mengambil bansos dari PT Pos Indonesia, lalu belasan KPM itu berbelanja di Pasar Tradisional Sangka Pane.
“Lalu untuk sampai ke rumah, KPM memanfaatkan jasa boat menuju Desa Tampur Paloh, tapi naas dalam perjalanan boat terbalik persis di Batu Katak, kata Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Simpang Jernih Zainuddin,” tambah Rahmadsyah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun dilaporkan sejumlah 24 sak beras, 34 papan telur, sayur dan buah-buahan yang dibelanjakan KPM ikut tenggelam, dan warga terpaksa pulang dengan tangan hampa. 
“Bukan saja sembako, laporan yang kita terima warga juga kehilangan uang yang baru saja ditarik dari kantor pos,” ujar Camat Simpang Jernih Rahmadsyah.
Berdasarkan data yang diperoleh dari aparat Desa, sembako yang tenggelam dan terseret arus sungia yakni milik Jeniar, Rumiati, Jakyah, Nur Aini, Kamaliah, Nur Asiah, Hadirin, Remiah, Buyah, Asiah, Caya dan Aminah. (rn/red)
Baca Juga :  Korupsi Pembangunan Pagar UPTD Saree Aceh Besar, Tiga Terdakwa Divonis Satu Tahun Penjara
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

Januari 5, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.