RILIS.NET, ACEH TIMUR – Gedung Sekolah SD Negeri 3 Idi Rayeuk bocor saat diguyur hujan sehingga dianggap dapat mengganggu proses belajar mengajar. Mengetahui hal itu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky akan menurunkan inspektorat untuk melakukan audit menyeluruh pada bangunan sekolah ini.
Saat meninjau ke lokasi pada Kamis, 23 Oktober Bupati mendapati pembangunan gedung yang dinilai dikerjakan asal jadi.
“Tadi saya sudah melihat secara langsung mengenai sekolah SDN 3 Idi, terdapat rembesan air hujan yang masuk ke dalam ruang kelas dan membasahi lantai, karena ada kebocoran pada atap selasar, atau atap penghubung antara gedung satu dengan lainnya,” kata Bupati Al-Farlaky.
Ia juga menjelaskan akan menurunkan Inspektorat guna untuk memastikan apakah spek pengerjaannya sudah sesuai dengan perencanaan awal atau tidak.
Menurut Al-Farlaky dengan kondisi saat ini memasuki musim penghujan tentu sangat mengganggu siswa yang mau belajar, ia juga menyampaikan solusi sementara untuk memasang talang air, agar air yang atas selasar tidak lagi merembes ke ruang kelas, dan dapat mengganggu proses belajar mengajar.
“Saya meminta memasang talang air untuk sementara waktu biar proses belajar mengajar tidak terganggu, tetapi pengerjaan perbaikan jangka panjang juga tetap harus dilakukan,” terang Al-Farlaky.
Begitupun jika nanti saat diaudit ditemukan kejanggalan dari pengerjaan yang tidak sesuai ia juga tidak segan-segan untuk mengambil tindakan. Dan jika pun nanti dari laporan inspektorat telah sesuai dengan teknis, maka ada kesalahan di bidang perencanaan sejak awal.
“Nantikan kita tahu mana yang salah, jika terbukti pihak perencanaan melakukan kesalahan, maka mereka harus bertanggung jawab melakukan revisi bangunan,” pungkas Bupati Al-Farlaky. (*)

