Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Ekonomi

Kebijakan Mualem Hapus Barcode BBM Patut Diapresiasi, Ini Kata Panglima KPA

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 15, 20253 Mins Read
Kebijakan Mualem Hapus Barcode BBM Patut Diapresiasi, Ini Kata Panglima KPA Februari 15, 2025
Panglima KPA Daerah I Wilayah Peureulak Muntasir Age. (Foto: dok rilisnet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Selama ini sistem Barcode BBM yang diterapkan oleh Pertamina di provinsi Aceh dianggap sedikit menyulitkan masyarakat dalam melakukan aktivitas, selain ribet sistem ini juga dianggap terkadang memperhambat pengisian BBM di SPBU, disaat pengendara lupa membawa Barcode pengenal.

Oleh sebab itu penghapusan sistem Barcode BBM ini yang dihapuskan oleh Gubernur Aceh H Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem ini, dinilai sebagai kebijakan yang bijak dalam menyikapi aspirasi dari bawah, terlebih para pengendara yang sering melakukan aktivitas di jalan raya.

“Kebijakan Mualem untuk menghapus Barcode BBM ini sangat membantu masyarakat, agar tidak terhambat dalam mencari rezeki, oleh sebab itu kami sangat mendukung niat baik Mualem dalam mempermudahkan masyarakat Aceh untuk memperoleh BBM di SPBU,” kata Panglima KPA Daerah I Wilayah Peureulak Muntasir Age, kepada RILIS.NET Sabtu, (15/2/2025).

Baca Juga :  Kantin Diduga Bermotif Salib di Komplek Pemerintahan Aceh Timur Dikomplain ASN

Menurut Age, sistem Barcode BBM di Aceh hanya dijadikan sebagai percontohan, dan sistem ini sangat memperhambat gerak masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sedangkan di provinsi tetangga justeru ini tidak berlaku.

“Semestinya suplai BBM dari Pertamina untuk Aceh juga harus memadai jangan ada pembatasan kuota, begitu juga dengan sistem Barcode yang diterapkan ini sangat menganaktirikan provinsi Aceh.

“Semestinya kebijakan yang diambil oleh Pertamina maupun pemerintah pusat harus menguntungkan Aceh,” tambah Panglima KPA Daerah I Wilayah Peureulak.

Baca Juga :  Jaksa Ikuti Perkembangan Bimtek Keuchik Aceh Timur, Jika Ada Laporan Akan Periksa

Muntasir Age menambahkan, Aceh sebagai provinsi yang menghasilkan Migas. Oleh sebab itu tidak semestinya pembatasan BBM diberlakukan di Aceh. “Karena kita salah satu provinsi penghasil Migas jadi tidak semestinya kita dianak tirikan dengan pengurangan BBM bersubsidi, ditambah lagi diberlakukan sistem yang merepotkan,” tegas Panglima Age.

Age juga meminta para pihak bisa memaklumi niat baik Mualem, yang ingin mempermudah masyarakat dalam memperoleh BBM, itu sebabnya pihak KPA dan masyarakat bawah sangat mendukung kebijakan berani yang diambil oleh Mualem.

Menurut Panglima Age, yang tidak mendukung kebijakan Mualem hanya mereka yang merasa kecewa dan masih belum bisa move on dengan hasil pemilu kada.

Baca Juga :  Datangi Lokasi Vaksinasi, Abiya Jeunib: Semoga Aceh Timur Tambah Maju

“Kita tentu bisa menilai dan menghargai setiap niat baik untuk meringankan beban masyarakat, bukan justeru mengedepankan sikap tendensius sembari meluapkan rasa kecewa terhadap suatu hasil,” sebutnya.

Jadi mereka yang sok tau tentang pentingnya Barcode dan nyinyir di media itu kami maklumi, karena belum bisa move on, sehingga keputusan yang baik pun diambil Mualem dimata sebagain kecil kelompok tetap salah.

“Sudahlah, move on saja dan terima kenyataan yang ada, jangan sok paham tentang sistem Barcode BBM. Ininya kita mendukung sistem Barcode dihapus dan kuota BBM untuk Aceh juga mesti ditingkatkan, keputusan Mualem itu sudah tetap,” tegas Muntasir Age. (rn/red)

 

Editor: Mahyud

Apresiasi Barcode BBM BBM Kebijakan Mualem Panglima KPA Wilayah Peureulak
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bank Aceh Syariah dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Pembayaran Pensiun

Mei 5, 2026

Bank Aceh Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

Mei 4, 2026

Panglima Rusia: Dalang Dibalik Fitnah ke Bupati Aceh Timur Teridentifikasi

April 27, 2026

Doa Belasungkawa Awali Rakor DPD ASDEKSI Aceh

April 19, 2026

Hadiri Halal Bihalal IKAPA, Bupati Al-Farlaky: Warga Peureulak Tunjukan Bahwa Kita Kokoh 

April 16, 2026

Zulfahmi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak 

April 7, 2026

Bank Aceh dan USK Jalin Sinergi untuk Kemajuan Ekonomi dan Pendidikan Aceh

April 6, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik Mantan Keuchik jadi Camat 

Maret 30, 2026

Kronologi Pembunuhan dr Shanti Astuti di Gayo Lues, Tersangka Curi Barang Berharga

Maret 26, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.