Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Kelompok yang Bikin Video ‘Kemerdekaan Aceh Darussalam’ Ditangkap Polisi

REDAKSIBy REDAKSINovember 7, 20193 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kelompok yang Bikin Video 'Kemerdekaan Aceh Darussalam' Ditangkap Polisi November 7, 2019
Pimpinan Kelompok yang Bikin Video Meresahkan ‘Pembebasan Kemerdekaan Aceh Darussalam’ Ditangkap. (Agus/detikcom).
rilisNET,  Banda Aceh – Diduga dua pelaku yang terlibat dalam pembuata video yang berisi tentang pengusiran warga non Aceh diciduk Polisi pada Kamis (7/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB dikawasan Bireun.
Dilansir detiknews, kedua pelaku ditangkap oleh tim gabungan Polda Aceh ini berinisial YIR dan RD. Dari tangan keduanya, polisi menyita sepucuk senjata rakitan.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono dalam konferensi pers di Mapolda Aceh mengatakan, kedua tersangka ini pada bulan September pernah memviralkan video di akun Facebook yang berisi tentang SARA dan ujaran kebencian.
Dia menambahkan, tersangka yang ditangkap ini menamakan diri kelompok Pembebasan Kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh Merdeka dan Tentara Aceh Darussalam (PKAD/AM TAD).
“Mereka mulai membuat video tentang kelompoknya sejak Agustus lalu. Kita juga masih mendalami peran kedua tersangka yang kita tangkap. Tapi satu orang berinisial YIR yang berbicara di dalam video. Dia pimpinan kelompok,” kata Ery.
Setelah melihat video, polisi melakukan penyelidikan. Keberadaan kedua pelaku baru diketahui pagi tadi. Tim Polda Aceh bergerak ke lokasi dan membekuk kedua tersangka. Polisi masih mendalami motif keduanya membuat video tersebut.

“Jadi di dalam video yang mereka bikin itu, tersangka mengatakan warga yang bukan warga Aceh agar keluar dari Aceh dengan batas waktu 4 Desember. Kalau tidak keluar maka akan diambil tindakan kekerasan,” jelas Ery didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes T Saladin.

Menurut Ery, pihaknya masih mendalami jumlah anggota kelompok ini, termasuk ada-tidaknya tindak kriminal yang dilakukan.

 Seperti diketahui, video berisi maklumat   pengusiran warga yang bukan asli Aceh   keluar dari Tanah Rencong viral di media   sosial. Polisi masih menyelidiki pembuat   video tersebut.

 Video berdurasi 5 menit itu beredar pada   Kamis (19/9) melalui WhatsApp Group   (WAG)  dan media sosial. Dalam video   tampak 6 orang berdiri, lima di antaranya   menggunakan sebo. Sedangkan satu orang   berdiri dengan wajah terlihat.

 Pembicara dalam video mengaku video   tersebut direkam pada 18 Muharam. Para   pria yang menamakan diri ‘Pembebasan   Kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh   Merdeka (PKAD/AM)’ ini membuat video di   dalam sebuah ruangan tertutup.
 Hal ini dilakukan, katanya, karena mereka   ingin menyelesaikan persoalan Aceh. Dalam   video, mereka juga memberi batas waktu   untuk keluar dari Aceh maksimal 4   Desember  mendatang. Sang pembicara   memperbolehkan warga luar Aceh kembali   setelah persoalan Aceh selesai


 Inti dari isi video adalah meminta warga   yang  bukan masyarakat Aceh keluar dulu   dari Tanah Rencong.

 (detiknews).
Baca Juga :  Irjen Pol Agung Makbul Dorong Milenial Berani Laporkan Pungli dan Hidup Sederhana
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Presiden Prabowo Tinjau Bencana Banjir Bandang di Bener Meriah

Desember 12, 2025

Presiden Prabowo Tegas Komitmen Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Desember 12, 2025

Arungi Lumpur, Bupati Al-Farlaky Salur Bantuan ke Desa Sijudo dan Sahraja di Pelosok Aceh Timur 

Desember 11, 2025

Banjir Setinggi Tiang Listrik, Desa Sahraja di Aceh Timur Telah Rata

Desember 11, 2025

WALHI Aceh Minta Mualem Surati Presiden Tetapkan Aceh Bencana Nasional

Desember 10, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Bupati Al-Farlaky Jemput Bantuan Kemanusiaan dari KRI Gilimanuk di Tengah Laut Idi

Desember 7, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2025 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.