Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Kronologis AKB KM Bintang Meutuah Asal Kuala Idi Meninggal Dunia di Laut

REDAKSIBy REDAKSIApril 5, 20223 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kronologis AKB KM Bintang Meutuah Asal Kuala Idi Meninggal Dunia di Laut April 5, 2022
Nelayan asal Paya Lipah Peureulak yang juga ABK KM Bintang Meutuah saat dievakuasi ke Dermaga Kuala Idi (Foto: For RILIS.NET)
RILIS.NET, Aceh Timur – Abdul Muis (27), nelayan asal Paya Lipah Kuala Beukah, Kecamatan Peureulak, yang juga ABK KM Bintang Meutuah Kuala Idi dilpaorkan  meninggal dunia saat melaut.

Berdasarkan keterangan dari Satpolairud Polres Aceh Timur yang diterima media ini pada Rabu (6/4/2022) pagi menyebutkan, adapun kronologis meninggalnya nelayan asal Paya Lipah Peureulak sebagai berikut.
Mulanya pada Selasa tanggal 05 April 2022 Sekira Pukul 04.00 WIB, menurut keterangan saksi KM Bintang Meutuah melakukan aktivitas peperti biasa.
Namun ketika salah satu saksi An. Syahrul ingin buang air kecil, melihat di bagian kamar mesin kapal KM. Bintang Meutuah sudah di penuhi air dikarenakan selang pembuangan air tidak terpasang dengan benar, sehingga saksi langsung melaporkan kepada korban yang saat itu sebagai kepala kamar mesin(KKM).
“Saat itu juga korban langsung turun untuk menguras bagian kamar mesin yang tergenang air tersebut agar tidak menjadi terkendala terhadap mesin kapal, dan saat itu kapal dalam keadaan mengeluarkan asap hitam,” sebut Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Zainurrusydi SH MH, dalam rilis yang diterima RILIS.NET, pada Rabu pagi.
Selanjutnya tambah Kasatpolairud, korban langsung turun ke bagian kamar mesin untuk memasang selang ke mesin air robbin, beberapa saat kemudian nahkoda kapal KM. Bintang Meutuah ingin membantu korban dan sempat beberapa kali memanggil korban namun tidak ada jawaban dari korban, karena asap yang keluar semakin banyak. 
Baca juga: Nelayan Kuala Idi Aceh Timur Meninggal Dunia Saat Melaut
“Selanjutnya nahkoda An. Zulfikar dan ABK An. Syahrul langsung masuk ke dalam kamar mesin untuk mengecek keadaan di dalam kamar mesin, sesampainya di dalam kamar mesin saksi syahrul menyentuh badan korban yang mana korban saat itu sudah tidak bergerak lagi di dalam kamar mesin dan di duga korban terjatuh/ terpeleset saat hendak turun ke dalam kamar mesin dan seketika itu juga syahrul memanggil Zulfikar untuk membantu mengangkat korban ke atas kapal,” tambahnya.
Saat di atas kapal saksi Zulfikar memeriksa keadaan korban sudah tidak bergerak/tidak bernyawa lagi dan di dapati badan yang berlumuran oli serta bercak darah yang keluar dari pelipis kanan hidung patah dan ada luka robek di bagian kepala belakang diduga akibat benturan benda keras.
Atas kejadian tersebut nahkoda langsung menghubungi toke kapal melalui radio orari yang ada di dalam kapal KM Bintang Meutuah.
Sekira pukul 09.30 WIB Toke kapal An. Safruddin melaporkan kejadian tersebut ke kantor satpolairud dan diterima langsung laporan tersebut oleh kasatpolairud AKP Zainurrusydi SH MH.
Mendapatkan laporan Tersebut Atas Perintah  Kasatpolairud,KBO sat polaiud Ipda Haryono dan Bripka Alfa ahditya Beserta toke kapal KM Bintang Meutuah Mendatangi Pihak Keluarga Korban di Desa Paya Lipah kec. peureulak Guna memberitahukan Atas kejadian Tersebut.
Pada hari rabu sekitar pukul 01.30 WIB KM Bintang Meutuah tiba di dermaga Kuala Idi Rayeuk untuk membawa korban dan korban langsung di bawa ke rumah duka untuk di semayamkan.
“Dari keterangan pihak korban bahwasannya keluarga korban tidak menghendaki dilakukan visum terhadap jenazah korban dan pihak keluarga telah menerima dengan ihklas atas kejadian tersebut,” terang Kasatpolairud AKP Polres Aceh Timur Zainurrusydi SH MH. (rn/red)

Baca Juga :  Pemkab Aceh Timur Raih WTP ke-11 dari BPK RI
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Jalan Desa Terputus, Bupati Al-Farlaky Salur Logistik ke Desa Arakundo dan Gampong Grong-grong

Desember 13, 2025

Presiden Prabowo Tinjau Bencana Banjir Bandang di Bener Meriah

Desember 12, 2025

Arungi Lumpur, Bupati Al-Farlaky Salur Bantuan ke Desa Sijudo dan Sahraja di Pelosok Aceh Timur 

Desember 11, 2025

Banjir Setinggi Tiang Listrik, Desa Sahraja di Aceh Timur Telah Rata

Desember 11, 2025

WALHI Aceh Minta Mualem Surati Presiden Tetapkan Aceh Bencana Nasional

Desember 10, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Bupati Al-Farlaky Jemput Bantuan Kemanusiaan dari KRI Gilimanuk di Tengah Laut Idi

Desember 7, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2025 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.