RILIS.NET, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menyebutkan bahwa Pemerintah Aceh telah mengalokasikan dana sebesar Rp 80 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 untuk pemulihan pascabanjir. Meski demikian, Mualem menilai jumlah tersebut masih jauh dari cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan rehabilitasi
Oleh karena itu, ia menegaskan Aceh tetap sangat membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat guna mempercepat pemulihan infrastruktur dan ekonomi warga. “Butuh dukungan pusat untuk dana,” terang Mualem saat menerima bantuan dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Desa Paya Gaboh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/1/2026).
Status Tanggap Darurat Masih Berlaku Mualem menjelaskan bahwa saat ini Provinsi Aceh masih menyandang status tanggap darurat bencana. Hal ini membuat proses penyaluran bantuan bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya terus digencarkan hingga ke pelosok wilayah yang terdampak paling parah. Pemerintah Aceh juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemanusiaan seperti PMI, agar penanganan dampak banjir bisa lebih komprehensif.
Mualem menekankan bahwa proses pemulihan ini membutuhkan waktu, ketersediaan dana, serta kesabaran dari seluruh elemen masyarakat. Stok Logistik Pangan Aman Mengenai ketersediaan bahan pangan bagi para pengungsi dan penyintas, Mualem memastikan stok saat ini dalam kondisi sangat mencukupi. Hal ini terbantu dengan adanya gelombang bantuan yang masuk, termasuk bantuan beras skala besar dari PMI.
“Ini bantuan dari bapak (Jusuf Kalla) beras saja 500 ton, bisa cukup satu sampai tiga bulan ke depan,” ujar Mualem. Di sisi lain, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla turut meninjau langsung kondisi pengungsi di Desa Lhok Kuyun, Blang Reuling, hingga Desa Paya Rabo Lhok di Kecamatan Sawang. Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 itu berbincang dengan warga untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa transisi dari pengungsian kembali ke rumah masing-masing. (*)
Sumber: Kompas

