Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Daerah

Pj Walikota Banda Aceh Diminta Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 5, 20223 Mins Read
Pj Walikota Banda Aceh Diminta Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik Agustus 5, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Keterbukaan informasi publik merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan pemerintahan.

Hal ini merupakan bagian untuk mengantisipasi kemungkinan hadirnya persekongkolan jahat yang ingin mengambil kebijakan secara diam-diam dan berimplikasi kepada rusaknya sistem pemerintahan.

Pernyataan itu ditegaskan oleh koordinator Semangat Pemuda Anti Korupsi (SePAK) Tomi Azrian kepada RILIS.NET, Jumat (5/8).

“Pj Walikota Banda Aceh kita minta untuk lebih terbuka kepada publik terkait kebijakan termasuk persoalan anggaran. Hal ini penting agar masyarakat tau, bahwa tak ada dusta antara pemerintah dengan rakyatnya. Jangan sampai rapat pemerintah dilakukan seperti rapat operasi intelijen segala, padahal semua yang dibahas pemerintah hendaknya dapat diakses dan dinformasikan kepada publik terutama terkait penggunaan anggaran,” kata Tomi Azrian.

Menurutnya, Korupsi dan penyalahgunaan anggaran publik biasa bermula dari ketertutupan pejabat publik kepada rakyatnya.

Baca Juga :  Di Aceh Timur Ribuan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga

Pihaknya juga menyesalkan jika adanya pejabat esselon yang menggiring Pj agar merahasiakan kebijakannya kepada publik, hingga berupaya melakukan pertemuan-pertemuan rahasia.

“Kalau ada pejabat inginya melakukan kejahatan tertentu dalam pemerintahan, lakukan rapat tiga orang saja biar rahasia. Dalam rapat pemerintah itukan multi pihak hadir. Karena yang hadir dalam rapat ramai karena mengelola kepentingan publik, maka hendaknya harus menginformasikan hasil kebijakannya kepada publik, bukan malah bermain kucing-kucingan,” tegas Tomi.

Jika rapat pemerintahan terkait persoalan masyarakat justru dirahasiakan, sambung Tomi, berarti yang masuk ke ruang rapat harus disumpah dulu.

“Namun, yang jadi pertanyaan sebagai pejabat publik kenapa harus main rahasia-rahasia kepada masyarakat terkait keputusan atau kebijakannya. Atau jangan-jangan ada sesuatu yang janggal sehingga harus dirahasiakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Eks Kelompok Jalin Jantho Tolak Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Pihaknya meminta untuk secara tegas menindaklanjuti pejabat eselon yang sengaja merahasiakan persoalan pemerintahan kepada publik.

“Ini pejabat eselon yang main kucing-kucingan dan menutup hasil rapat kebijakan pemerintah pastinya tidak sadar bahwa dirinya digaji negara dari uang rakyat untuk menuntaskan persoalan rakyat, dan menginformasikan kebijakannya kepada rakyat, bukan malah menjadi dalang untuk merahasiakan suatu kebijakan dari rakyat. Pejabat seperti ini patut diwaspadai,” katanya.

Menurutnya, Pj Walikota juga hati-hati mendengar info sepihak yang membuat suasana keruh diantara pejabat pemko, dan juga harus lebih jeli mendengarkan masukan dari kalangan luar yang bertujuan menaikkan bendera sendiri, semua ini akan kacau.

“Pj Walikota sebagaimana janjinya hendaklah tetap mengedepankan profesionalitas pejabat daerah, bukan malah terhasut oleh pejabat yang haus kekuasaan dan menciptakan skenario jahat untuk memuluskan misinya,” sebutnya menambahkan.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Timur Gelar Musrenbang RPJPK 2025-2045

Lanjutnya, hal yang merusak stabilitas di pemerintahan itu bermula dari ketertutupan pemimpin kepada rakyatnya.

“Pejabat yang baik pasti akan terbuka dengan rakyatnya, kami yakin pak Pj Walikota sebagai seorang pejuang shubuh tidak melakukan hal yang tidak benar sehingga harus ditutup-tutupi dari pihak lain terutama masyarakat,” ujarnya.

Ironisnya lagi, kata SePAK, ada upaya pejabat esselon di lemko yang sengaja menjilat Pj Walikota dan mengadu domba dengan walikota lama. “Tentunya sangat ironis, jika ada pejabat pemko yang memanfaatkan situasi dengan melempar bola kesalahan kepada pihak tertentu melalui media tertentu dengan merahasiakan identitasnya, ini kan dapat dikatakan ada skenario nakal yang sengaja dimainkan oleh pejabat tertentu,” tegas Romi. (rn/red)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Maret 16, 2026

Pemkab Aceh Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 200 Anak Yatim

Maret 15, 2026

Bank Aceh Kembali Dipercaya Sebagai Penyalur BSPS Tahun 2026

Maret 13, 2026

Tinjau Huntara, Bupati Al-Farlaky juga Santuni Anak Yatim di Blang Nie

Maret 4, 2026

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh

Maret 2, 2026

Bank Aceh Hadirkan ‘Gampong Ramadhan in Action 2026’ di Masjid Raya Baiturrahman ​

Maret 1, 2026

25 Pejabat Eselon ll di Pemerintah Aceh Dilantik

Februari 27, 2026

Usai Dilantik, 106 Keuchik Dapat HT dari Al-Farlaky untuk Perkuat Koordinasi

Februari 23, 2026

Warga Aceh Timur Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

Februari 21, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.