Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Sempat Disiksa, 5 Nelayan yang Lompat ke Laut Akan Dipulangkan oleh Bupati Al-Farlaky 

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 12, 20253 Mins Read
Sempat Disiksa, 5 Nelayan yang Lompat ke Laut Akan Dipulangkan oleh Bupati Al-Farlaky  Agustus 12, 2025
Lima nelayan asal Aceh yang sempat Disiksa dan terdampar di kepulauan Aru, akan segera dipulangkan ke daerah asal. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Lima nelayan asal Aceh yang terdiri dari 3 Nelayan Asal Aceh Timur dan 2 asal Aceh Tamiang yang sempat terdampar di perairan Desa Feruni, Kecamatan Aru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, segera dipulangkan ke kampung halaman.

Sebelumnya kelima nelayan ini sempat loncat ke laut karena tidak tahan disiksa di kapal cumi Nando Jaya, mereka pun akhirnya terdampar di kepulauan Aru, Maluku.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Sosial tengah memfasilitasi proses kepulangan para nelayan tersebut.

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky SHI MSi mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi begitu menerima laporan keberadaan warganya di Aru.

“Begitu mendapat informasi, saya perintahkan Dinas Sosial untuk melakukan komunikasi dengan pihak terkait di Maluku, termasuk memastikan kondisi para nelayan. Alhamdulillah, mereka dalam keadaan sehat dan insya Allah segera kita pulangkan,” ujar Iskandar, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga :  HMI Aceh Timur Gelar Konferensi Cabang Ke l

Kelima nelayan itu adalah Osama (23) dan Ahyatul Kamal (22) warga Kecamatan Birem Bayem, Mohamad Azhar (22) warga Kecamatan Rantau Selamat, serta Abdul Asis (20) dan Ahmad Idrus(20) keduanya merupakan warga Kabupaten Aceh Tamiang.

Berdasarkan asesmen Dinas Sosial, seluruh korban berprofesi sebagai nelayan dan dalam kondisi fisik maupun psikis yang baik.

Bupati menjelaskan, dari informasi yang ditelusurinya, para nelayan ini sebelumnya bekerja di kapal cumi Nando Jaya yang berangkat dari Muara Baru, Jakarta, menuju Laut Aru pada 20 Juni 2025.

Namun, perlakuan yang tidak manusiawi selama bekerja membuat mereka memutuskan melarikan diri dengan melompat ke laut dan berenang ke darat.

“Mereka akhirnya ditemukan oleh nelayan lokal saat sedang menarik jaring. Ini tentu sebuah cobaan berat yang patut kita syukuri akhirnya bisa selamat,” tambahnya.

Baca Juga :  Per Juni 2022, Jumlah PNS Aceh  Timur 7.538 Orang, 38 Pejabat Struktural Eselon ll

Dari laporan, Lanjut Al-Farlaky, proses evakuasi dilakukan pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 18.00 WIT, setelah sebelumnya para nelayan terlihat melompat ke laut pada pukul 09.00 WIT.

Barang bawaan yang dimiliki para korban saat ditemukan hanya sebuah tas pakaian.

Iskandar menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan proses pemulangan.

“Kami berharap mereka bisa segera kembali ke keluarga dan memulai aktivitas seperti biasa. Pemkab Aceh Timur siap membantu proses pemulangan dan kebutuhan mereka setibanya di rumah,” tegasnya.

Menunggu Tiket Pulang

Dikonfirmasi terpisah, Plt. Kadis Sosial Aceh Timur, Saharani SSos MSi mengatakan,  lima orang nelayan tersebut tengah menunggu tiket kepulangan yang sedang diproses oleh Dinas Sosial Kepulauan Aru. Informasi ini merupakan hasil koordinasi pihak dinas sosial Aceh Timur dan dinas sosial Kepulauan Aru yang secara intens dilakukan.

Baca Juga :  Untuk Kelancaran Aktifitas Keuchik, Rocky Serahkan 50 Unit Kendaraan Roda Dua

“Dari keterangan via telpon dengan dinas Sosial disana mereka akan dibawa pulang Jum’at via jalur laut ke Jakarta. Lima Nelayan itu akan disambut di kantor perwakilan Aceh dan nantinya akan disambut juga oleh Dinas Sosial Aceh,” kata Saharani.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga telah menyiapkan anggaran pemulangan bagi lima nelayan itu. Ini kita lakukan atas bentuk respon cepat Bupati Al-Farlaky dalam masalah ini,” tambah Dinas Sosial Aceh Timur.

Saharani mengakui pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Lima Nelayan yang kini telah ditempatkan yang layak dan aman. Mereka mengakui disambut dengan baik oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.

“Kita doakan proses pemulangan mereka dapat berjalan lancar. Semoga mereka dapat kembali ke Aceh bergabung dengan keluarganya,” demikian tutup Saharani. (*)

5 Nelayan Bupati Al-Farlaky Disiksa Nelayan
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Juni 18, 2026

Hadir 6000 Undangan, Pemekaran Peureulak Raya Dideklarasi di Komplek Makam Sultan

Juni 16, 2026

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Juni 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Terima Penghargaan Dari KIA

Juni 10, 2026

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Mei 31, 2026

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Mei 27, 2026

Operator dan Keuchik di Ranto Peureulak Ikuti Pelatihan SIKEUDES Online Versi 2.0.8

Mei 20, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Aceh

Mei 19, 2026

Bupati Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Mei 18, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.