Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Ragam

Tolak Kenaikan BBM, PB HMI Akan Gelar Demo Besok

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 28, 20222 Mins Read
Tolak Kenaikan BBM, PB HMI Akan Gelar Demo Besok Agustus 28, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

JAKARTA – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Dipo berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Kompleks MPR/DPR, Jakarta untuk menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada esok hari, Senin (29/8).

“Iya, kita besok berencana aksi di DPR, jadwalnya jam segitu [jam 10.00 WIB],” kata Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (28/8).

Di sisi lain, PB HMI telah menginstruksikan jajaran Badko, pengurus cabang dan komisariat untuk menggelar aksi demonstrasi serentak di seluruh Indonesia untuk menolak kenaikan harga BBM.

Baca Juga :  Aceh Timur Raih Peringkat Enam pada MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

Instruksi itu telah diputuskan oleh PB HMI melalui rapat harian Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam pada Jum’at 27 Agustus 2022 lalu.

“Untuk itu diinstruksikan untuk aksi serentak yang dilakukan secara damai dan tidak anarkis. Pada Senin, 29 Agustus 2022, pukul 10.00 WIB s/d Selesai,” tulis surat Instruksi PB HMI yang ditandatangani oleh Ketum PB HMI Raihan Ariatama dan Sekjen Ichya Alimudin.

PB HMI menyatakan sikapnya untuk menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Sebab, kenaikan BBM nantinya akan mengorbankan kondisi ekonomi rakyat, terutama masyarakat kelas menengah ke bawah dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Baca Juga :  Bupati Aceh Timur Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila secara Virtual

“Kelompok ini belum sepenuhnya pulih akibat terpaan pandemi Covid-19,” bunyi pernyataan sikap tersebut.

Tak hanya itu, PB HMI juga meminta pemerintah untuk mencabut kebijakan kenaikan tarif dasar listrik. PB HMI juga mendesak pemerintah untuk memberantas mafia di sektor minyak, gas (migas) dan pertambangan.

“Dengan melakukan penegakan hukum yang adil dan transparan dari hulu ke hilir,” bunyi keterangan PB HMI.

Baca Juga :  Aceh Ramadhan Festival Segera Digelar di Banda Aceh

Sebelumnya, pemerintah menyatakan tidak mencabut anggaran subsidi dan kompensasi BBM, namun melakukan penyesuaian harga jual sebagai konsekuensinya.

Kebijakan itu diambil lantaran harga jual BBM subsidi dan non subsidi saat ini diklaim sudah jauh dari harga keekonomian.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Jumat kemarin menyatakan hampir 90 persen solar subsidi dinikmati industri. Sementara 86 persen pertalite dinikmati kalangan mampu, 14 persen dinikmati industri.

Demo PB HMI Penolakan Kenaikan BBM
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam  Pertama Asia Tenggara di Peureulak

Juni 17, 2026

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Mei 27, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Mantan Sekda Aceh Timur T Syahril Kukuhkan Forum Komunikasi Peureulak 70

Mei 9, 2026

Panglima Rusia: Dalang Dibalik Fitnah ke Bupati Aceh Timur Teridentifikasi

April 27, 2026

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

April 26, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Program kerja APDESI Agar Selaras dengan Visi dan Misi Pemda

April 20, 2026

Dr Syaifullah Muhammad Raihan Penghargaan KAHMI Award 2026

April 17, 2026

Kapolda Aceh Salur Bantuan untuk Bayi yang Ditemukan di Aceh Jaya

Maret 27, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.