Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Usir Buaya Yang Bikin Resah, Warga Polewali Terjun ke Sungai

REDAKSIBy REDAKSISeptember 8, 20192 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Usir Buaya Yang Bikin Resah, Warga Polewali Terjun ke Sungai September 8, 2019
Foto: Warga Usir Buaya di Sungai Maloso Ady Febriadi /  detikcom
rilisNET, Pelewali Mandar – Kemunculan buaya di Sungai Maloso, Polewali Mandar, bikin resah warga. Penduduk setempat pun terjun ke sungai demi mengusir si reptil yang hidup di air tersebut.


Sejumlah warga Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, terjun ke dalam sungai dan mendekati buaya tanpa menggunakan alat keselamatan. Mereka hanya membekali diri dengan tombak dan parang sebelum kemudian mendekati buaya dari jarak beberapa meter saja. Ada juga warga lain yang tampak mengitari daerah di sekitar buaya menggunakan perahu bermesin.

Selain itu, warga juga tampak berupaya memancing buaya berukuran lebih dari tiga meter tersebut untuk menampakkan diri dengan mengumpankan seekor ayam yang diikat menggunakan tali. Namun, saat warga mendekat, buaya memilih menenggelamkan diri, kemudian kembali muncul ke permukaan saat penduduk menjauh. Hingga Minggu (8/9/2019) sore, buaya yang meresahkan ini masih belum juga pergi dan terlihat di tempat yang sama.


Pihak desa mengaku akan terus melakukan upaya untuk memastikan buaya tersebut sudah tidak berada di sungai yang dekat dengan permukiman. Pihak desa ingin warga kembali beraktivitas seperti biasa atau normal.

“Insyaallah besok (Senin) kita akan kembali berupaya turun masuk ke sungai dan memastikan buaya sudah berpindah tempat karena kalau seperti ini terus kita juga was-was, apalagi hampir semua warga menggunakan sungai untuk kepentingan mandi dan mencuci, termasuk mereka yang menggantungkan hidup dari hasil menambang pasir di sungai ” jelas Kepala Dusun Kappung Toa, Desa Bonra, Sadar, kepada wartawan.




Sumber: detiknews

Baca Juga :  20 Pejabat Aceh Timur Divaksin Lebih Awal, Ini Datanya


Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam  Pertama Asia Tenggara di Peureulak

Juni 17, 2026

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Mei 27, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Mantan Sekda Aceh Timur T Syahril Kukuhkan Forum Komunikasi Peureulak 70

Mei 9, 2026

Panglima Rusia: Dalang Dibalik Fitnah ke Bupati Aceh Timur Teridentifikasi

April 27, 2026

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

April 26, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Program kerja APDESI Agar Selaras dengan Visi dan Misi Pemda

April 20, 2026

Dr Syaifullah Muhammad Raihan Penghargaan KAHMI Award 2026

April 17, 2026

Kapolda Aceh Salur Bantuan untuk Bayi yang Ditemukan di Aceh Jaya

Maret 27, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.