Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Pasca Diterjang Ombak, Objek Wisata Pantai di Aceh Timur Sepi Pengunjung 

REDAKSIBy REDAKSISeptember 22, 20242 Mins Read
Pasca Diterjang Ombak, Objek Wisata Pantai di Aceh Timur Sepi Pengunjung  September 22, 2024
Pasca Diterjang Ombak, Objek Wisata Pantai di Aceh Timur Sepi Pengunjung. (Foto: dok. RILISNET)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Objek wisata Pantai di Kabupaten Aceh Timur mulai sepi dari para wisatawan, ini terjadi pasca diterjang ombak pasang purnama sejak Sabtu, 14 September 2024 lalu.

Pantauan RILIS.NET di objek wisata pantai pelangi, Desa Matang Rayeuk, Peudawa Puntong, pada Minggu (22/9/2024) siang, sejumlah pondok milik pedagang telah roboh diterjang gelombang.

Tak hanya itu, sejumlah pohon kelapa yang tumbuh ditepian pantai Selat Malaka itu juga tampak telah tumbang, hingga menyisakan batang dan akar yang terbentang di lokasi objek wisata andalan ini.

Baca Juga :  Demi Perbaikan Aceh, Pj Gubernur Diminta Segera Lakukan Evaluasi dan Mutasi SKPA

“Ini terjadi sekitar satu Minggu yang lalu, saat pasang purnama terjadi. Sejumlah lokasi tempat berjualan pedagang terkena terjangan ombang air pasang,” sebut salah seorang pedagang di kantin Bu Cut Linda (BCL) kepada RILIS.NET, Minggu (22/9/2024).

Pasang purnama ini sambungnya, terjadi setahun sekali, sehingga semakin hari luas daratan semakin terkikis akibat abrasi yang terjadi setiap tahun.

Baca Juga :  Disdik Aceh Timur Bantu Rp43 Juta untuk Murid Korban Kebakaran Rumah

Beruntung, kantin BCL dan sejumlah kantin lainnya yang berdekatan dengan batu pemecah ombak tampak sebagian besar masih utuh.

Itu disebabkan lokasi mereka berjualan terhalang dengan batu penahan ombak yang dibangun di tepian pantai ini.

Namun sebagian besar di lokasi pantai Matang Rayeuk ini tidak adanya batu penahan ombak, sehingga menyebabkan gelombang pasang dengan mudah merobohkan semua bangunan milik pedagang yang ada di bibir pantai.

Akibatnya, objek wisata yang telah menghidupkan sendi-sendi ekonomi masyarakat sekitar selama ini menjadi sepi dari pengunjung. Bahkan sejumlah pedagang terpaksa gulung tikar akibat kerugian yang dialaminya.

Baca Juga :  Warga Bireun Ditemukan Tak Bernyawa di Area Tambak

Masyarakat setempat berharap agar lokasi objek wisata ini dapat dipugar kembali, sehingga ekonomi masyarakat setempat kembali bangkit.

“Minggu ini pengunjung mulai berkurang, mudahan-mudahan bisa bangkit kembali sehingga ekonomi masyarakat sekitar dapat meningkat,” harap salah seorang pedagang di pantai pelangi ini. (rn/red)

 

Editor: Mahyud

Aceh Timur Diterjang Ombak Objek Wisata Sepi Pengunjung
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam  Pertama Asia Tenggara di Peureulak

Juni 17, 2026

Operator dan Keuchik di Ranto Peureulak Ikuti Pelatihan SIKEUDES Online Versi 2.0.8

Mei 20, 2026

Bupati Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Mei 18, 2026

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Mei 18, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Mei 13, 2026

YARA Aceh Timur Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Hoaks

Mei 10, 2026

Mantan Sekda Aceh Timur T Syahril Kukuhkan Forum Komunikasi Peureulak 70

Mei 9, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.