RILIS.NET, ACEH TIMUR – Puluhan peserta yang tergabung dari operator Gampong dan para Keuchik di Kecamatan Ranto Peureulak, mengikuti kegiatan sosialisasi sekaligus pelatihan Sikeudes online 2.0.8, pada Rabu (20/5/2026), di Ranto Peureulak.
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemateri yang berkompetensi di bidang pelaporan keuangan desa dengan menggunakan Aplikasi SIKEUDES.
Para operator desa dibimbing oleh tim pemandu dari DPMG, yang turut didampingi oleh Kabid-nya Istarni, serta pejabat dari kantor Pajak Pratama Langsa M Andre, dan Tim Ahli Pendamping Desa untuk kabupaten Aceh Timur, Afifuddin.
Selain dihadiri oleh para pemateri di tingkat kabupaten, dalam kegiatan ini juga turut dihadiri oleh para Muspika di kecamatan Ranto Peureulak.
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana yang juga ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak Zulfahmi menuturkan, kegiatan ini digelar satu hari, dengan tujuan untuk membekali para operator agar dapat membuat laporan keuangan desa sesuai petunjuk dari para pendamping desa.

“Dan bila ada yang masih belum memahami Sikeudes online versi 2.0.8 agar dapat ditanyakan langsung kepada para mentor terutama dari Dinas DPMG kabupaten Aceh Timur, mengingat laporan keuangan Gampong ini penting untuk dilakukan agar sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” kata Fahmi.
Sementara Camat Ranto Peureulak Mahyuddin, pada kesempatan itu juga turut menyampaikan kepada para Keuchik, tentang pendataan DTAEN yang akan dilakukan oleh BPS pada bulan Juni, dan saat pendataan dilakukan oleh petugas BPS para Keuchik diharapkan dapat melakukan pendampingan agar tidak salah saat dilakukan pendataan.
“Keuchik nanti dapat melakukan pendampingan saat dilakukan DTSEN oleh BPS pada bulan enam, sehingga tidak ada lagi data warga yang salah, di kemudian hari,” sebut Camat Ranto Peureulak.
Selain itu, sambungnya, sesuai hasil rapat yang disampaikan oleh Bupati Aceh Timur kepada para camat dan sejumlah kepala OPD terkait, agar operator SIKS-NG diberikan pembekalan demi kelancaran melakukan pengisian ataupun perubahan data masyarakat yang sesuai.
“Terkait dengan pendataan warga, perlu juga sedikit kami sampaikan agar adanya pembekalan kepada operator SIKS-NG, sehingga tidak ada kendala dalam melakukan perubahan data Desil,” pungkas Mahyuddin. (*)
Editor: Redha

