Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Bupati Rocky Bertemu Menteri Kelautan Bahas Pembangunan Tambak Udang Nasional di Aceh Timur

REDAKSIBy REDAKSIJanuari 13, 20213 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bupati Rocky Bertemu Menteri Kelautan Bahas Pembangunan Tambak Udang Nasional di Aceh Timur Januari 13, 2021
Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib saat bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta (Foto: Ist)

RILIS.NET, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin H.M Thaib, SH atau yang akrab disapa Rocky bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono di kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa, (12/1/2021).

Pada pertemuan ini, Rocky membahas kerjasama pembangunan tambak udang Shirmp Estate di Kabupaten Aceh Timur.
Menteri Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan Kabupaten Aceh Timur termasuk kawasan potensial, menurutnya selain kondisi air, dan lahannya juga begitu cocok untuk pengembangan tambak udang.
Namun Sakti menegaskan, pembangunan shrimp estate harus melalui perencanaan bisnis dan kajian yang matang agar nilai ekonomi yang dihasilkan tinggi dan lingkungan sekitar tetap lestari.
“Shrimp estate harus ditata bagus, produksinya sampai proses kemasannya. Jangan sampai mencemari lingkungan. Selain itu, kondisi air juga harus diperhatikan, termasuk pemberian pakan dan kotorannya jangan malah meracuni udang itu sendiri. Kalau model ini berhasil, tinggal ditiru oleh daerah lain,” tegas Trenggono.
Ia juga mengusulkan, shrimp estate dibangun di lahan seluas 5000 sampai 10.000 haktare.Teknologi yang diterapkan bisa berupa tambak intensif maupun super-intensif agar hasil panennya maksimal yakni lebih dari 40 ton per-haktare atau per-siklus.
“Kalau ada lahan fresh kita bangun shrimp estate. Itu yang nantinya jadi model industri,” tambah Trenggono.
Menteri Trenggono juga meminta pembangunan shrimp estate di Aceh Timur segera direalisasikan. Sebab menurutnya ini akan menjadi trigger pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat sekitar Aceh, agar menambahkan pendapatan Pemda dan negara.
Pembangunan shrimp estate di Aceh Timur ini akan jadi bagian dari pembangunan 200 ribu haktare tambak budidaya yang di targetkannya.
“Kalau bisa tahun 2022 kita sudah panen perdana. Target saya Indonesia jadi produsen udang terbesar di dunia,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin H.M Thaib, SH menyepakati usulan Menteri Trenggono untuk berkolaborasi membangun shrimp estate di daerahnya.
Usulan ini sejalan dengan program pembangunan 10 haktare klaster tambak udang vaname yang digagas pemerintah Kabupaten Aceh Timur saat ini. 
“Kami akan bekerja secara cepat, membentuk tim percepatan dalam pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini sangat bagus dalam peningkatan ekonomi masyarkat, akan banyak tenaga terserap dan perputaran ekonomi akan lancar, secara otomatis ekonomi daerah akan meningkat,” ujar Bupati yang akrab disapa Rocky.
Menurut Rocky, keberadaan shrimp estate sekaligus menjadi model usaha yang dapat ditiru masyarakat yang selama ini mengelola tambak secara konvensional. Luasan tambak di Aceh Timur mencapai 18.697 haktare dengan hasil produksi 13.508 ton/tahun. 
“Dengan adanya shrimp estate ini kita optimis kabupaten Aceh Timur bisa menjadi sentra produksi perikanan budidaya,” tandas Rocky dengan penuh optimis.
Selain itu Bupati Rocky mengaku manfaat dari program ini sangat banyak dan berpengaruh pada meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya Aceh Timur secara merata mulai dari hulu hingga hilir.
“Segmen-segmen usaha tentunya akan terbentuk seperti suplai alat perikanan, bibit dan kebutuhan lainnya. Begitu juga sektor lain akan ikut maju karena begitu besarnya penyerapan tenaga kerja dalam shrimp estate ini,” pungkas Bupati Aceh Timur Rocky.
Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain, Sekretaris Jenderal Drs. Antam Novambar, SH., M.Hum, Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan, Tinggal Hermawan,S.Pi., M.Si, Kepala Balai Ujung Batee Tahang, dan Staf khusus Menteri, Wahyu Maryadi dan Sianire Ariani.

Baca Juga :  Gelar Lepas Sambut, Tri Purwanto Jabat Sebagai Dandim 0104 Aceh Timur
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax

Januari 20, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan bagi Korban Banjir Aceh

Januari 8, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.