RILIS.NET, ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung khidmat di Pendopo Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu, 15 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat, unsur pemerintahan, mitra kerja, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Namun demikian, muncul polemik setelah beredar informasi yang menyebutkan Wakil Bupati Aceh Timur tidak menerima undangan pada kegiatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Aceh Timur, Muhammad Iqbal, S.STP, M.AP memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa selain undangan khusus, pemberitahuan acara tersebut juga telah diumumkan dan tersebar di beberapa media pesan grup whatsapp.
Ia juga menepis jika tidak mengundang wakil bupati, pasalnya pihak protokol sendiri tidak mengundang Bupati Aceh Timur lantaran kegiatan tersebut merupakan kegiatan pemerintah daerah yang bersifat umum serta seyogyanya kepala Daerah dan wakil kepala daerah yang menjadi peran kunci dalam kegiatan ini.Iqbal menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan agenda Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, sehingga secara protokoler Bupati dan Wakil Bupati tidak harus menerima undangan khusus.
“Ini adalah kegiatan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Secara protokoler, Bupati dan Wakil Bupati tidak diundang secara khusus karena keduanya merupakan bagian dari tuan rumah kegiatan, sebagaimana dapat kita lihat pada beberapa kegiatan lainnya tanpa dikirimkan undangan secara resmi juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur” ujar Muhammad Iqbal.
Iqbal menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan kegiatan yang bersifat umum dan bukan kegiatan teknis yang dimotori oleh suatu instansi atau suatu lembaga lainnya, namun ini adalah agenda pemerintah Kabupaten tersendiri, dimana ada peran utama Bupati dan wakil bupati.
Ia juga menjelaskan bahwa pihak panitia lebih memfokuskan perhatian pada kelancaran dan kesuksesan acara agar seluruh tamu undangan yang hadir dapat terlayani dengan baik.
“Fokus kami adalah memastikan kegiatan berjalan tertib dan sukses, sehingga seluruh tamu dari berbagai unsur yang hadir dapat terlayani dengan baik,” katanya.
Iqbal berharap persoalan tersebut tidak diperbesar atau dimanfaatkan oleh pihak tertentu dan tetap fokus membangun Kabupaten Aceh Timur.
“Kami berharap isu ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Mari kita tetap fokus pada pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keharmonisan dalam membangun Kabupaten Aceh Timur,” pungkasnya. (*)

