Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Yahudi Radikal Terobos Masjid Al-Aqsa Rayakan Festival Purim

REDAKSIBy REDAKSIMaret 2, 20212 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yahudi Radikal Terobos Masjid Al-Aqsa Rayakan Festival Purim Maret 2, 2021
Masjid Al-Aqsa. (Ahmad GHARABLI / AFP)

RILIS.NET, Yordania – mengecam Pemerintah Israel karena mengizinkan 230 orang Yahudi radikal menerobos masuk ke Masjid Al-Aqsa pada Minggu (28/2).

Kaum radikal itu merayakan festival Purim Yahudi di Masjid Al-Aqsa. Mereka mengenakan kostum dan pakaian serta topeng warna-warni. Ada juga yang mabuk dan mengacungkan botol anggur di luar salah satu gerbang masjid.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Daifallah Al-Fayez mengatakan bahwa polisi Israel mengizinkan ratusan kelompok radikal masuk ke Masjid Al-Aqsa tanpa koordinasi dengan pejabat Wakaf Yordania.
Dia menyebut tindakan Israel sebagai “pelanggaran berat” atasi status quo sejarah dan hukum. Selain itu, Israel dianggap melanggar hukum internasional dan komitmen yang dibuat sendiri oleh Israel.
Seperti dikutip dari Arab News, Al-Fayez menekankan bahwa departemen Wakaf Yerusalem adalah satu-satunya pihak legal yang bertanggung jawab atas pengelolaan masjid, termasuk memutuskan siapa yang boleh masuk.
Al-Fayez mengatakan bahwa Israel harus menghormati status quo dan otoritas para pejabat wakaf yang bermarkas di Yerusalem.
Tindakan Israel dilakukan pada saat media negara mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Israel Jenderal Benny Gantz mengadakan pertemuan tanpa pemberitahuan dengan Raja Yordania Abdullah II pada Jumat lalu.
Gantz, pemimpin partai Biru dan Putih, sebelumnya mengatakan kepada anggota partainya bahwa dia sedang melakukan pertemuan rahasia dengan pejabat tinggi Yordania.
Gantz secara terbuka mengkritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena gagal meningkatkan hubungan dengan Yordania.
“Saya pikir hubungan kami dengan Jordan bisa 1.000 kali lebih baik. Sayangnya, Netanyahu adalah sosok yang tidak diinginkan di Yordania, dan kehadirannya merugikan hubungan kedua negara,” kata Gantz.
Raja Yordania juga tidak senang dengan cara Israel melanggar kesepakatan yang dicapai di Amman pada 2014 lalu itu.
Perjanjian yang disetujui di hadapan Menteri Luar Negeri AS saat itu John Kerry, PM Israel Benjamin Netanyahu dan Raja, setuju bahwa Masjid Al-Aqsa adalah tempat untuk Muslim berdoa dan berkunjung.
Sumber: cnnindonesia

Baca Juga :  Industri Hulu Migas Pioner Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Januari 17, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Polda Aceh Siapkan 2.924 Personel Amankan Nataru

Desember 19, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.