Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Daerah

Bantu Korban Gas Beracun Aceh Timur, WALHI Siap Gugat PT Medco

REDAKSIBy REDAKSIOktober 20, 20232 Mins Read
Bantu Korban Gas Beracun Aceh Timur, WALHI Siap Gugat PT Medco Oktober 20, 2023
Warga menolak bau busuk dengan membentang spanduk (Foto: for rilisnet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

 

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh, Ahmad Shalihin, menyatakan siap membantu masyarakat yang menjadi korban gas beracun melakukan advokasi secara litigasi, hingga menggugat PT Medco atas kasus pencemaran udara di lingkar tambang, itu jika PT Medco masih abai terhadap pencemaran seperti yang terjadi di Gampong Blang Nisam dan Panton Rayeuk T, Aceh Timur yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Saat ini WALHI Aceh sedang meningkatkan kapasitas warga dengan memberikan pengetahuan tentang hak atas lingkungan mereka, karena masyarakat berhak untuk mendapatkan hidup sehat tanpa tergantung dengan aktivitas perusahaan,” sebut Shalihin dalam rilisnya, Jumat (20/10/2023).

Baca Juga :  Aceh Timur Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

Lebih lanjut tambah Shalihin, pada prinsipnya tujuan utama WALHI Aceh mengadvokasi masyarakat yang selalu menjadi korban gas beracun yang timbul akibat produksi PT Medco.

Shalihin mengatakan, rencana advokasi secara litigasi kasus pencemaran udara di lingkar tambang PT Medco merupakan langkah terakhir yang akan ditempuh pihaknya.

Hingga hari ini, sebut Shalihin, WALHI masih meminta kepada PT Medco, BPMA dan DLHK mengungkap hasil penyebab terjadinya pencemaran udara hingga menimbulkan korban di Gampong Panton Rayeuk T

Baca Juga :  Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Rakyat, SAPA Kritisi DPRK dan DPRA

“Jika pihak-pihak terkait tersebut tidak juga mengungkap penyebab dan siapa yang harus bertanggungjawab, maka tidak ada pilihan lain selain melakukan gugatan hukum ke pengadilan, bahkan sampai ke tingkat Mahkamah Agung,” tegas Shalihin.

Ia juga mengungkapkan, masyarakat yang menjadi korban paparan gas beracun sejak awal tidak banyak menuntut. Mereka hanya berharap jika tidak bisa memberi manfaat kepada warga, setidaknya perusahaan Medco tidak menimbulkan kesengsaraan bagi warga.

Baca Juga :  Perdana Sejak Menjabat, Pj Bupati Aceh Timur Lantik Sejumlah Pejabat

“Masyarakat mempersilahkan perusahaan Medco beroperasi, tapi jangan menimbulkan keresahan di tingkat masyarakat seperti kasus terakhir yang terjadi di Gampong Panton Rayeuk T, sebanyak 30 orang harus dirawat dan 678 jiwa lainnya harus mengungsi,” terangnya. (rn/rl)

 

Editor: Redha 

Gugat PT Medco PT Medco WALHI warga
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Gelar Konferensi Pers, Bupati Al-Farlaky Polisikan Alan dan Akun Penebar Fitnah

April 30, 2026

Panglima Rusia: Dalang Dibalik Fitnah ke Bupati Aceh Timur Teridentifikasi

April 27, 2026

Dipuji Tangani Banjir, Barisan Sakit Hati Diduga Jatuhkan Marwah Bupati Al-Farlaky

April 25, 2026

Doa Belasungkawa Awali Rakor DPD ASDEKSI Aceh

April 19, 2026

Hadiri Halal Bihalal IKAPA, Bupati Al-Farlaky: Warga Peureulak Tunjukan Bahwa Kita Kokoh 

April 16, 2026

Bupati Al-Farlaky Hadiri RUPS Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2025

April 13, 2026

Zulfahmi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak 

April 7, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik Mantan Keuchik jadi Camat 

Maret 30, 2026

Kronologi Pembunuhan dr Shanti Astuti di Gayo Lues, Tersangka Curi Barang Berharga

Maret 26, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.