Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

DPRA Desak Sumur Medco Ditutup Sementara

REDAKSIBy REDAKSISeptember 25, 20233 Mins Read
DPRA Desak Sumur Medco Ditutup Sementara September 25, 2023
Anggota DPRD Iskandar Usman Al-Farlaky (Foto: acehimage)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Sebanyak 30 warga Aceh Timur, Aceh diduga mengalami keracunan akibat bau busuk diduga berasal dari PT Medco E&P Malaka. Anggota DPR Aceh Daerah Pemilihan Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta sumur minyak perusahaan tersebut ditutup sementara.

“Kita minta untuk sementara sumur minyak yang menyebabkan dugaan kebocoran agar ditutup, dan Medco juga harus membayar kompensasi kepada warga yang mengalami imbas keracunan,” kata Iskandar kepada wartawan, Senin (25/9/2023).

Politikus Partai Aceh itu mendesak adanya investigasi penyebab bau tersebut yang dilakukan tim independen dari perguruan tinggi. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) juga diminta turun ke lokasi untuk mengetahui penyebab puluhan warga mengalami sesak serta muntah-muntah.

Baca Juga :  Ketua KIP Aceh Tamiang Diberhentikan oleh DKPP RI

“Maka penting tim independen turun, sehingga hasil penelitian tanpa intervensi,” jelasnya.

Menurut Iskandar, kasus keracunan gas terhadap warga di sekitar kawasan eksploitasi PT Medco sudah berulang kali terjadi. Manajemen perusahaan disebut seharusnya dapat belajar dari kasus sebelumnya.

“Saya juga akan minta DLHK Provinsi Aceh segera turun ke lokasi,” jelasnya

“Jika benar gas tersebut bocor dari perusahaan gas, artinya gas yang keluar adalah gas H2S yang sangat berbahaya jika terhirup, yang akan menyebabkan olfactory fatigue atau penurunan fungsi indera penciuman serta sesak napas,” lanjut Ketua Komisi I DPR Aceh itu.

Sebelumnya, sebanyak 30 warga Aceh Timur, Aceh mengalami sesak dan muntah-muntah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Warga diduga keracunan gas dari perusahaan migas.

Baca Juga :  Mandataris PPAM Aceh Somasi DPP PPAM di Palembang

“Warga dibawa ke RSUD Zubir Mahmud Idi Rayeuk sebanyak 30 orang, 4 di antaranya anak-anak yang masih dibawah umur dan mayoritas perempuan harus mendapatkan perawatan intensif,” kata Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin kepada wartawan, Senin (25/9/2023).

Shalihin mengatakan, warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, itu diduga menghirup gas PT Medco E&P Malaka. Insiden itu disebut terjadi pada Minggu (24/9) malam setelah warga mencium bau busuk.

Berdasarkan keterangan warga, kata Shalihin, bau tersebut seperti telur busuk sehingga membuat dada sesak dan susah bernafas. Aroma itu tercium hingga menjelang tengah malam.

Baca Juga :  Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

“Insiden itu membuat warga mengalami sesak dan muntah-muntah,” jelas pria akrab disapa Om Sol itu.

Sementara itu PT Medco E&P Malaka sudah buka suara terkait peristiwa itu. PT Medco menyebut pihaknya akan mengidentifikasi penyebab bau tersebut.

“Perusahaan bersama instansi terkait akan segera melakukan identifikasi penyebab kebauan,” kata VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi.

Menurut Arif, perusahaan saat itu tengah melakukan kegiatan perawatan fasilitas sumur di Lapangan Gas Alur Siwah dalam upaya menjaga keandalan operasi. Pihak perusahaan disebut akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan secara maksimal.

“Kita berharap dukungan dari semua pihak agar dapat tertangani,” jelas Arif. (rn/red)

Ditutup Sementara DPRA Medco Sumur Medco
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.