Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

PWO Minta Polres Aceh Timur Tindak Tegas Ilegal Drilling 

REDAKSIBy REDAKSISeptember 6, 20222 Mins Read
PWO Minta Polres Aceh Timur Tindak Tegas Ilegal Drilling  September 6, 2022
Ketua PWO Aceh Hasbi Abubakar (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Persatuan Wartawan Online (PWO) Aceh meminta pihak Kepolisian Resort (Polres) Aceh Timur untuk menindak tegas praktik Ilegal Drilling (pengeboran minyak secara ilegal) yang ada di daerah itu.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PWO Hasbi Abubakar melalui rilisnya yang dikirim ke RILIS.NET pada Selasa (6/9).

Menurut Hasbi, praktik ilegal drilling ini memang telah berlangsung sejak lama, namun terkesan adanya pembiaran tanpa ada regulasi yang jelas dalam pengelolaannya, sehingga ketika ada musibah seperti kebakaran masyarakat ikut menjadi korban dan memunculkan masalah baru.

Baca Juga :  Kompol Chairul Ikhsan Jabat Wakapolres Aceh Timur yang Baru

“Tempat penampungan minyak tradisional yang berada di Aceh Timur perlu ditindak oleh penegak hukum, pasalnya ilegal drilling begitu merajalela tanpa ada pengawasan yang ketat sehingga dapat mengancam jiwa masyarakat setempat, untuk itu kita minta kepada Polres Aceh Timur agar ditindak tegas,” sebut Hasbi.

Hasbi turut mengapresiasi Keberhasilan Polres Aceh Timur dalam mengungkap sejumlah kasus. “Keberhasilan Polres Aceh Timur dalam menangani kasus sangat luar biasa, perlu kita acungi jempol, untuk itu kita minta juga agar praktik ilegal itu juga turut ditertibkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Lakukan Tanam Serentak 77 Ribu Pohon Mangrove

Lebih lanjut, Hasbi menambahkan Sumur minyak tradisional di Aceh Timur beberapa bulan lalu juga meledak dan terbakar, yang menyebabkan satu orang meninggal serta dua lainnya terluka. Kejadian ini hampir tiap tahun terjadi karena lemahnya pengawasan.

“Terlebih lagi pada tahun 2018 Sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, meledak menyebabkan 11 orang tewas dan lebih dari 40 orang lainnya terluka-luka,” tambah Hasbi.

Baca Juga :  Bea Cukai Langsa Gagalkan Peredaran Puluhan Karton Rokok Ilegal di Aceh Timur 

Dikatannya peristiwa itu terjadi karena pengeboran sumur liar atau illegal drilling yang dilakukan oleh warga tanpa ada pengawasan dan regulasi yang jelas, sehingga perlu diawasi agar peristiwa serupa tak terulang kembali.

“Kita sangat berharap seluruh unsur yang menangani hal ini tidak menutup mata, sehingga dibutukan upaya-upaya strategis guna melegalkan drilling tersebut, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya. (rn/red)

Editor: Mahyuddin

Ilegal Drilling Kapolres Aceh Timur PWO
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Terkait PT Beurata Maju, Adi Maros:  Hukum jangan Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas 

Mei 19, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Sidang Perdana Mutia Sari Hanya Dihadiri oleh Kuasa Hukum

Mei 13, 2026

Polda Aceh Imbau Mahasiswa Waspadai Penyusup Saat Unjuk Rasa

Mei 7, 2026

Polda Aceh Perkuat Pengawasan Internal

Mei 7, 2026

Kapolda Aceh Ajak Influencer Muda Sajikan Konten Berimbang

April 17, 2026

Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi

April 12, 2026

Mantan Kepala BPSDM Aceh Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa

April 2, 2026

Kronologi Pembunuhan dr Shanti Astuti di Gayo Lues, Tersangka Curi Barang Berharga

Maret 26, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.