Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

Korupsi Dana Desa, Dua Keuchik di Aceh Timur Divonis 4 dan 5 Tahun Penjara 

REDAKSIBy REDAKSIJuli 28, 20222 Mins Read
Korupsi Dana Desa, Dua Keuchik di Aceh Timur Divonis 4 dan 5 Tahun Penjara  Juli 28, 2022
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Dua Keuchik (kades) di Aceh Timur masing-masing divonis 4 dan 5 tahun penjara karena dianggap terbukti melakukan korupsi dana desa (DD), vonis terhadap kedua tersangka dibacakan dalam putusan sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Tinggi, Banda Aceh, Kamis (28/7).

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur Semeru SH MH melalui Kasi Pidsus Muhammad Zaki Kaban SH mengatakan, kedua terdakwa telah dilakukan eksekusi setelah dinyatakan terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi dana desa.

Baca Juga :  Dua Tersangka Pembunuh Tiga Ekor Harimau di Tangkap di Aceh Timur

Kasi Pidsus menambahkan, majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi Banda Aceh menyatakan bahwa kedua terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi DD, sebagaimana dakwaan untuk terdakwa Muksalmina majelis hakim menjatuhkan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp200 juta, dan apabila tidak dibayar maka akan diganti dengan kurungan 2 tahun penjara.

“Terdakwa Muksalmina merupakan mantan Keuchik Gampong Matang Jrok, Madat, dan terbukti korupsi dengan kerugian negara Rp523 lebih, Tahun Anggaran 2018 lalu,” sebut Muhammad Jeki Kaban kepada RILIS.NET pada Kamis (28/7).

Baca Juga :  Kapolda Aceh Pastikan Tidak Ada Pungli dalam Layanan SIM

Sedangkan terdakwa Amta Nasrullah sambung Jeki, mantan Keuchik Pertamina, Ranto Peureulak tambah Jeki, Majelis Hakim menjatuhkan pidana 4 tahun penjara, dan denda Rp200 juta, dan jika denda tidak dibayar maka akan diganti dengan kurungan 1,6 penjara.

Amta Nasrullah mantan Keuchik Gampong Pertamina, Ranto Peureulak, Aceh Timur, dinyatakan terbukti melakukan penyimpangan ADG Tahun 2016 – 2018 sebesar Rp386,” pungkas Muhammad Jeki Kaban. (rn/red)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Harap Sinergi dan Kamtibmas Terjaga

September 13, 2026

Pendiri MFF Syndicate Puji Ketegasan Kapolda Aceh Perangi Narkoba dari Hulu hingga ke Internal

Agustus 13, 2026

Kombes Andi Kirana Diperiksa oleh Divpropam Mabes Polri

Agustus 6, 2026

Bejat, Ayah Tiri di Langsa Lama Diduga Setubuhi Anak Disabilitas Diringkus Polisi

Juli 16, 2026

Ruddi Setiawan Ditunjuk Sebagai Kapolda Aceh yang Baru

Juni 26, 2026

Terkait PT Beurata Maju, Adi Maros:  Hukum jangan Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas 

Mei 19, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Sidang Perdana Mutia Sari Hanya Dihadiri oleh Kuasa Hukum

Mei 13, 2026

Polda Aceh Imbau Mahasiswa Waspadai Penyusup Saat Unjuk Rasa

Mei 7, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.